Esensi Nilai Pendidikan Prenatal dalam Ajaran Kanda Pat pada Masyarakat Hindu di desa Palongaan Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

Esensi Nilai Pendidikan Prenatal dalam Ajaran Kanda Pat pada Masyarakat Hindu di desa Palongaan Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

Penulis

  • Gede Cameng Janardana
  • I Gusti Ayu Suasthi
  • Putri Anggreni

DOI:

https://doi.org/10.25078/sa.v7i2.7452

Kata Kunci:

pendidikan prenatal; Lontar Kanda Pat; kearifan lokal Hindu; keselamatan ibu dan anak; Mamuju Tengah

Abstrak

Angka kematian ibu dan anak di Sulawesi Barat tercatat sebagai yang tertinggi di Indonesia, dengan 54 kasus kematian ibu yang terverifikasi melalui aplikasi Komunikasi Data Kementerian Kesehatan sepanjang periode 2023–2024, diperparah oleh minimnya pemahaman calon pengantin tentang pendidikan prenatal. Di tengah kondisi tersebut, komunitas transmigran Hindu Bali di Desa Palongaan, Kabupaten Mamuju Tengah, tetap merawat Lontar Kanda Pat, sebuah naskah tradisional yang mengajarkan keberadaan empat saudara spiritual (Catur Sanak) yang menyertai janin sejak pembuahan hingga kelahiran. Artikel ini bertujuan mengurai esensi nilai pendidikan prenatal dalam ajaran Kanda Pat, proses pewarisannya di lapangan, serta implikasinya terhadap tiga kerangka dasar agama Hindu, yaitu Tattwa, Susila, dan Upacara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian lapangan (field research), menghimpun data melalui observasi non-partisipan, wawancara tidak terstruktur terhadap sebelas informan kunci, dan studi dokumen, yang kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, ajaran Kanda Pat mengalami transformasi dari mitos menjadi sistem pedagogis yang menjelaskan tumbuh kembang janin bulan demi bulan. Kedua, pendidikan Hindu berfungsi sebagai strategi pelestarian identitas di tengah heterogenitas sosial-keagamaan wilayah transmigrasi. Ketiga, kerangka simbolik Catur Sanak menemukan titik temu dengan pengetahuan biomedis modern, seperti konsep fetal dan maternal microchimerism, tanpa menyamakan keduanya secara epistemologis. Artikel ini menyimpulkan bahwa esensi Kanda Pat terletak pada daya gunanya sebagai instrumen pendidikan preventif yang hidup dan terus dipraktikkan, bukan pada validitas historisnya sebagai teks, serta merekomendasikan penguatan sinergi kelembagaan antara penyuluh agama, tenaga medis, dan tokoh adat.

Referensi

Adiputra, I G. M. R. (2017). Upacara Manusa Yadnya dalam Perspektif Kesehatan dan Sosial Budaya Bali. Denpasar: Udayana University Press.

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W. H. Freeman and Company.

Barker, D. J. P. (1998). Mothers, Babies and Health in Later Life. Edinburgh: Churchill Livingstone.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Bronfenbrenner, U. (2009). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA: Harvard University Press. (Karya asli terbit 1979)

Dewey, J. (2024). Democracy and Education (N. Tampio, Ed.). New York: Columbia University Press. (Karya asli terbit 1916)

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. (2024). Data kematian ibu dan anak Provinsi Sulawesi Barat tahun 2023–2024. Mamuju: Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Janardana, G. C. (2026). Esensi Nilai Pendidikan Prenatal dalam Lontar Kanda Pat pada Masyarakat Hindu di Mamuju Tengah-Sulawesi Barat [Tesis tidak diterbitkan]. Program Magister Pendidikan Agama Hindu, Universitas Hindu Indonesia, Denpasar.

Kaler, I G. K. (1994). Butir-Butir Tercecer tentang Adat Bali. Denpasar: Bali Agung.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024, dikutip dalam Tempo). Pernyataan Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA terkait kasus pembuangan dan penelantaran bayi di Indonesia. Jakarta: Tempo.

Kohlberg, L. (1984). Essays on Moral Development. San Francisco: Harper & Row.

Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated Learning: Legitimate Peripheral Participation. Cambridge: Cambridge University Press.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company.

Lickona, T. (1991). Educating for Character. New York: Bantam Books.

Mattulada, T. (2017). Sejarah, perekat perbedaan (Transmigran orang Bali di Kabupaten Mamuju). Walasuji: Jurnal Sejarah dan Budaya, 8(1), 129–139. https://doi.org/10.36869/wjsb.v8i1.110

Mead, M. (1970). Culture and Commitment. Garden City: Natural History Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Pargament, K. I. (1997). The Psychology of Religion and Coping: Theory, Research, Practice. New York: Guilford Press.

Pudja, G., & Sudharta, T. R. (2003). Manawa Dharmasastra. Jakarta: Departemen Agama RI.

Subagiasta, I K. (2008). Tattwa, Susila, Upacara: Keseimbangan dalam Ajaran Hindu. Surabaya: Paramita.

Sudarsana, I K., dkk. (2018). Peran Catur Sanak dalam kehidupan manusia: Kajian Agama Hindu. Jayapangus Press Books.

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). (2017). Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Kementerian Kesehatan, & Badan Pusat Statistik.

Surayin, I A. P. (2002). Seri Upacara Manusa Yadnya: Melaksanakan Upacara Otonan. Surabaya: Paramita.

Titib, I M. (2003). Teologi dan Simbol-Simbol dalam Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Tohri, A. (2022). Merawat Toleransi di Desa Palongaan sebagai Desa Umat Beragama. Bullet: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(3).

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wenger, E. (1998). Communities of Practice: Learning, Meaning, and Identity. Cambridge: Cambridge University Press.

Unduhan

Diterbitkan

20.09.2026

Terbitan

Bagian

##section.default.title##

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.