Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Pencapaian Pembelajaran Mendalam dalam Pelajaran Agama Hindu Kelas VII E SMP Negeri 5 Sukawati Tahun Pelajaran 2024/2025
DOI:
https://doi.org/10.25078/sa.v7i01.5783Kata Kunci:
Discovery Learning, Pembelajaran Mendalam, Pencapaian Belajar, Agama HinduAbstrak
ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Sukawati khususnya di kelas VII E. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kemajuan di dunia pendidikan khususnya peningkatan pencapaian belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran mendalam pelajaran Agama Hindu. Penelitian ini mengambil subjek sebanyak 36 orang yang belajar di kelas VII E SMP Negeri 5 Sukawati tahun pelajaran 2024/2025, setelah data dikumpulkan lewat instrumen tes prestasi belajar dan dianalisis dengan analisis deskriptif diperoleh data awal dengan rata-rata 75, ketuntasan belajar 22%. Data ini meningkat pada siklus I menjadi 78 dengan ketuntasan belajar 53% dan pada siklus II data itu meningkat menjadi 87 dengan ketuntasan belajar 100%. Pada siklus ke II telah diperoleh data sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian dengan perolehan nilai rata-rata melebihi KKTP mata pelajaran Agama Hindu.
Berdasarkan data yang diperoleh, penelitian ini dicukupkan sampai pelaksanaan siklus II mengingat keberhasilan yang dicapai sudah sesuai harapan, pelaksanaan proses belajar mengajar sudah maksimal dapat dilaksanakan, inovasi sudah giat dilakukan, bimbingan bagi siswa yang penyerapan keilmuannya masih rendah juga telah mampu diperbaiki. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model discovery learning memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Agama Hindu di SMP Negeri 5 Sukawati. Dengan memfasilitasi siswa untuk belajar melalui proses penemuan, model ini membantu memperkuat pemahaman konseptual, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan sikap aktif dan reflektif dalam memahami ajaran agama. Dengan demikian, discovery learning layak diterapkan sebagai alternatif model pembelajaran yang mampu menjawab tuntutan Kurikulum Merdeka dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan mendalam.
Kata Kunci: Discovery Learning, Pembelajaran Mendalam, Pencapaian Belajar, Agama Hindu
Referensi
A. Almalki and A. Aziz. 2022. “Title of the article,” Journal Name, vol. Volume, no. Issue, pp. pages.
Abimanyu, S. (2008). Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Depdiknas.
Ana, N. Y. 2019. Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Peningkatan Hasil Belajaran Siswa Di Sekolah Dasar.Pedagogi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(2), 56. https://doi.org/10.24036/fip.100.v1 8i2.318.000-000.
Dari, D., & Ahmad, A. 2020. Penerapan model Discovery Learning dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(2), 45–53.
Goodfellow, I., Bengio, Y., & Courville, A. 2021. Deep learning. MIT Press.
Hoffman, B. 2000. Understanding discovery learning: Implications for teaching and learning. Educational Review, 52(3), 231–240.
Mulyana, D. 2003. Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Remaja Rosdakarya.
Mushlich, Masnur. 2010. Bagaimana Menulis Skripsi?. Jakarta: Bumi Aksara.
Nasution Noehi, 1993, Psikologi Pendidikan, Jakarta, Universitas terbuka.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwandi, Sarwiji. 2010. “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penulisan Karya Ilmiah”. Surakarta: Yuma Pustaka.
Umar, H., & Sula, M. (1995). Metodologi Penelitian. Jakarta: Gramedia
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sang Acharya: Jurnal Profesi Guru

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







