ADDITIONAL MENU
Ownership and Management Information
Allegation of Research Misconduct
Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah berkomitmen untuk menjaga integritas akademik, kejujuran ilmiah, transparansi, dan tanggung jawab dalam seluruh proses penerbitan ilmiah. Jurnal tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran etika penelitian dan publikasi yang dapat merusak kepercayaan terhadap hasil penelitian, kepengarangan, proses penelaahan sejawat, maupun rekam publikasi ilmiah.
Jurnal menyediakan mekanisme bagi penulis, penelaah, editor, pembaca, peneliti, dan pihak lain yang berkepentingan untuk menyampaikan pengaduan mengenai dugaan pelanggaran etika penelitian atau publikasi yang berkaitan dengan naskah yang diajukan maupun artikel yang telah diterbitkan dalam Dharma Sastra.
Setiap pengaduan akan ditangani secara objektif, rahasia, proporsional, dan tidak memihak berdasarkan bukti yang tersedia serta prinsip-prinsip etika publikasi ilmiah yang berlaku.
Dugaan pelanggaran etika penelitian dan publikasi yang dapat dilaporkan meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
Dugaan pelanggaran akan dinilai berdasarkan konteks, tingkat keseriusan, bukti yang tersedia, dan ketentuan etika yang relevan. Kesalahan yang tidak disengaja tidak serta-merta diperlakukan sebagai tindakan pelanggaran yang disengaja.
Pengaduan dugaan pelanggaran dapat disampaikan secara tertulis kepada Editor-in-Chief atau pengelola editorial Dharma Sastra melalui alamat kontak resmi yang tercantum pada laman jurnal.
Untuk membantu proses pemeriksaan, pengaduan sebaiknya mencakup:
Jurnal juga dapat mempertimbangkan pengaduan anonim sepanjang informasi yang disampaikan cukup spesifik dan memiliki dasar yang dapat diverifikasi.
Pelapor dianjurkan menyampaikan pengaduan dengan itikad baik dan menghindari tuduhan yang tidak didukung bukti.
Setelah menerima pengaduan, editor atau pihak yang ditunjuk akan melakukan pemeriksaan awal untuk menentukan apakah pengaduan berada dalam kewenangan jurnal dan memiliki informasi yang cukup untuk ditindaklanjuti.
Pemeriksaan awal dapat mencakup verifikasi identitas artikel, peninjauan bukti yang disampaikan, pemeriksaan kesesuaian dengan kebijakan etika jurnal, serta penilaian apakah diperlukan penyelidikan lebih lanjut.
Apabila pengaduan berkaitan dengan konflik kepentingan editor atau pihak yang menangani perkara, penanganannya akan dialihkan kepada editor atau pihak independen yang tidak memiliki konflik kepentingan.
Pengaduan yang tidak memiliki dasar yang memadai dapat ditutup pada tahap awal dengan dokumentasi alasan keputusan tersebut.
Apabila terdapat dasar yang cukup untuk menindaklanjuti pengaduan, jurnal dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut secara proporsional dengan tingkat keseriusan dugaan pelanggaran.
Dalam proses ini, jurnal dapat:
Pihak yang dilaporkan harus diberikan kesempatan yang wajar untuk memberikan penjelasan dan menyampaikan bukti tandingan. Jurnal tidak akan menetapkan adanya pelanggaran hanya berdasarkan tuduhan yang belum diverifikasi.
Jurnal berwenang menilai implikasi suatu perkara terhadap proses editorial dan rekam publikasi, tetapi tidak menggantikan kewenangan institusi dalam menetapkan pelanggaran disiplin atau pelanggaran etik institusional.
Dharma Sastra akan menjaga kerahasiaan informasi pengaduan dan identitas pihak terkait sejauh dimungkinkan oleh hukum, kebutuhan penyelidikan, dan prinsip keadilan prosedural.
Informasi pengaduan hanya akan diakses oleh pihak yang berkepentingan langsung dalam proses pemeriksaan. Identitas pelapor tidak akan diungkapkan tanpa dasar yang sah atau kebutuhan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Jurnal tidak membenarkan intimidasi, pembalasan, atau tindakan merugikan terhadap pelapor yang menyampaikan pengaduan dengan itikad baik. Namun, perlindungan tersebut tidak dimaksudkan untuk membenarkan pengaduan yang sengaja dibuat dengan informasi palsu atau tujuan jahat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang tersedia, jurnal dapat mengambil satu atau beberapa tindakan berikut sesuai dengan tingkat keseriusan perkara:
Keputusan akan mempertimbangkan sifat pelanggaran, kekuatan bukti, dampak terhadap keandalan rekam ilmiah, tanggapan pihak terkait, dan pedoman etika publikasi yang relevan.
Apabila dugaan pelanggaran berkaitan dengan artikel yang telah diterbitkan, jurnal akan mengevaluasi apakah persoalan tersebut memengaruhi keakuratan, keandalan, orisinalitas, atau integritas artikel.
Koreksi dapat diterbitkan apabila kesalahan dapat diperbaiki tanpa merusak validitas utama artikel. Penarikan artikel dapat dilakukan apabila terdapat bukti yang cukup mengenai pelanggaran serius, seperti plagiarisme substansial, fabrikasi atau falsifikasi data, publikasi ganda yang tidak dapat diterima, atau masalah lain yang membuat artikel tidak lagi dapat diandalkan.
Setiap koreksi atau penarikan akan disertai penjelasan yang memadai mengenai alasan tindakan tersebut. Catatan artikel dan pemberitahuan editorial akan dikelola secara transparan sesuai dengan praktik penerbitan yang baik.
Jurnal akan menyimpan dokumentasi yang relevan mengenai pengaduan, bukti yang diperiksa, komunikasi dengan pihak terkait, keputusan editorial, dan tindakan tindak lanjut sesuai dengan kebijakan penyimpanan dokumen yang berlaku.
Dokumentasi tersebut digunakan untuk memastikan konsistensi penanganan perkara, mendukung akuntabilitas editorial, serta menyediakan catatan apabila diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.
Pihak yang berkepentingan dapat mengajukan permohonan peninjauan kembali atas keputusan editorial dengan menyampaikan alasan yang jelas dan bukti tambahan yang relevan.
Permohonan banding akan diperiksa oleh editor atau pihak independen yang tidak memiliki konflik kepentingan dalam perkara tersebut. Peninjauan kembali dilakukan berdasarkan bukti, prosedur yang telah ditempuh, dan ketentuan etika publikasi yang berlaku.
Keputusan akhir editorial akan disampaikan kepada pihak terkait melalui saluran komunikasi resmi jurnal.
Dalam menangani dugaan pelanggaran penelitian dan publikasi, Dharma Sastra mengacu pada prinsip integritas penelitian, transparansi editorial, keadilan prosedural, serta pedoman etika publikasi ilmiah yang relevan, termasuk pedoman dari Committee on Publication Ethics (COPE) dan ketentuan peraturan yang berlaku.
Penerapan pedoman tersebut disesuaikan dengan konteks perkara, kewenangan jurnal, dan kebijakan penerbitan yang berlaku.
Dharma Sastra berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat akademik terhadap proses penerbitan ilmiah melalui penanganan dugaan pelanggaran yang adil, transparan, rahasia, dan berbasis bukti.
Seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan diharapkan menjunjung tinggi kejujuran ilmiah, tanggung jawab akademik, penghormatan terhadap karya intelektual, dan integritas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang bahasa, sastra, dan kebudayaan daerah.
STATISTICS
PUBLISHED BY
Prodi Magister Pendidikan Bahasa Bali Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Collaborate With Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) cabang Provinsi Bali

Published by:
Magister (S2) Pendidikan Bahasa Bali Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
Jl. Kenyeri No.57, Sumerta Kaja, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80236
Telp/Fax:(0361) 232980
E-mail: dharmasastra@uhnsugriwa.ac.id Phone. 0877-6144-6923 (Eka Sura)