Panduan Penulis

Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah

Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah menerima naskah artikel ilmiah orisinal yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang bahasa, sastra, dan kebudayaan daerah. Jurnal ini memberikan perhatian khusus pada penelitian bahasa dan sastra Bali serta membuka ruang bagi kajian bahasa, sastra, dan tradisi budaya daerah lainnya di Indonesia sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.

Naskah yang dikirimkan harus menunjukkan kejelasan masalah penelitian, ketepatan metodologi, relevansi kajian pustaka, serta kontribusi ilmiah yang nyata. Penulis wajib mengikuti pedoman penulisan, etika publikasi, dan ketentuan editorial yang berlaku pada jurnal.


1. Ketentuan Umum

Penulis wajib memastikan bahwa naskah disusun berdasarkan prinsip keilmuan, memiliki kontribusi akademik yang jelas, serta sesuai dengan standar penulisan ilmiah. Naskah harus disiapkan sesuai dengan pedoman dan templat resmi jurnal.

2. Fokus dan Ruang Lingkup

Dharma Sastra menerima artikel hasil penelitian, kajian teoretis, penelitian historis, kajian filologi, dan penelitian interdisipliner yang mencakup bidang-bidang berikut.

  1. Linguistik Bahasa Daerah: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, dialektologi, linguistik historis, dan variasi bahasa.
  2. Sastra Daerah dan Kritik Sastra: sastra tradisional dan modern, teori sastra, estetika sastra, serta interpretasi teks sastra.
  3. Filologi dan Kajian Naskah: kritik teks, penyuntingan naskah, kodikologi, paleografi, transkripsi, transliterasi, penerjemahan, dan interpretasi naskah.
  4. Sastra Lisan dan Folklor: tradisi lisan, mitos, legenda, cerita rakyat, puisi lisan, dan tradisi sastra berbasis pertunjukan.
  5. Bahasa, Sastra, dan Kebudayaan: kearifan lokal, identitas budaya, antropologi linguistik dan sastra, perubahan budaya, serta hubungan sastra dengan masyarakat.
  6. Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah: pedagogi bahasa, pengembangan kurikulum, bahan ajar, asesmen, literasi, dan inovasi pembelajaran.
  7. Aksara Daerah dan Pelestarian Digital: sistem tulisan tradisional, ortografi, literasi aksara, digitalisasi naskah, arsip digital, dan pemanfaatan teknologi untuk pelestarian bahasa dan sastra.
  8. Bahasa Klasik, Penerjemahan, dan Transmisi Pengetahuan: hubungan bahasa Sanskerta, Jawa Kuna, Kawi, dan bahasa daerah; penerjemahan; transmisi teks; serta perkembangan pengetahuan sastra dan budaya.

Setiap naskah harus menunjukkan relevansi yang jelas dengan pengkajian, pelestarian, pengembangan, atau pemahaman kontemporer terhadap bahasa dan sastra daerah.

3. Orisinalitas dan Kebijakan Pengiriman Naskah

Naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli, belum pernah diterbitkan, dan tidak sedang dalam proses penilaian pada jurnal lain. Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah tidak mengandung plagiarisme, publikasi ganda, fabrikasi data, falsifikasi data, atau bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya.

Naskah akan melalui pemeriksaan kemiripan menggunakan Turnitin. Indeks kemiripan harus berada di bawah 20% untuk dapat melanjutkan ke tahap penilaian editorial berikutnya. Hasil pemeriksaan akan dievaluasi secara kontekstual dengan mempertimbangkan kutipan yang sah, daftar pustaka, dan unsur lain yang relevan.

Pengiriman naskah menunjukkan bahwa seluruh penulis telah menyetujui isi naskah dan menyepakati pengajuannya ke Dharma Sastra.

4. Persiapan dan Format Naskah

Penulis wajib menyusun naskah menggunakan templat artikel resmi Dharma Sastra dan mengikuti seluruh ketentuan teknis penulisan yang ditetapkan oleh jurnal.

Naskah ditulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang baik, jelas, baku, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah serta kebijakan bahasa jurnal. Penulis bertanggung jawab memastikan ketepatan tata bahasa, konsistensi istilah, kejelasan argumentasi, dan ketepatan penggunaan bahasa akademik.

Naskah harus disusun secara sistematis dengan hubungan yang jelas antara latar belakang, tujuan penelitian, metode, hasil, pembahasan, dan simpulan.

5. Judul dan Identitas Penulis

Judul artikel harus ringkas, informatif, spesifik, dan mencerminkan fokus utama penelitian.

Naskah wajib mencantumkan nama lengkap penulis tanpa gelar akademik, afiliasi institusi, serta alamat surel penulis korespondensi. Penulis korespondensi bertanggung jawab atas komunikasi dengan pengelola jurnal selama proses editorial hingga penerbitan.

Untuk mendukung proses penelaahan secara anonim, identitas penulis harus dipisahkan dari berkas naskah utama atau disesuaikan dengan ketentuan pengiriman pada sistem OJS jurnal.

6. Abstrak dan Kata Kunci

Setiap artikel wajib menyertakan abstrak yang memuat secara ringkas latar belakang, tujuan penelitian, metode, temuan utama, serta simpulan atau implikasi penelitian.

Abstrak harus ditulis secara padat, informatif, dan dapat dipahami tanpa harus membaca keseluruhan artikel. Penggunaan singkatan yang tidak diperlukan dan kutipan panjang dalam abstrak harus dihindari.

Penulis wajib mencantumkan kata kunci yang relevan dengan konsep utama, metode, dan bidang kajian penelitian. Jumlah kata, jumlah kata kunci, serta ketentuan penggunaan dua bahasa mengikuti templat resmi jurnal.

7. Sistematika Artikel

Artikel hasil penelitian pada umumnya disusun dengan sistematika berikut.

  1. Pendahuluan: latar belakang, permasalahan penelitian, kajian penelitian terdahulu, kesenjangan penelitian, tujuan, kebaruan, dan kontribusi ilmiah.
  2. Metode Penelitian: desain penelitian, sumber data atau subjek penelitian, teknik pengumpulan data, serta metode analisis data.
  3. Hasil dan Pembahasan: temuan penelitian serta interpretasinya berdasarkan rumusan masalah, kerangka teoretis, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan.
  4. Simpulan: rangkuman temuan utama dan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Keterbatasan dan rekomendasi dapat disertakan jika relevan.
  5. Ucapan Terima Kasih: pihak atau lembaga yang memberikan dukungan, jika ada.
  6. Pernyataan dan Deklarasi: pendanaan, konflik kepentingan, kontribusi penulis, etika penelitian, dan pernyataan lain yang relevan.
  7. Daftar Pustaka: seluruh sumber yang dirujuk dalam naskah.

Sistematika tersebut dapat disesuaikan untuk artikel teoretis, filologis, historis, sastra, atau jenis kajian ilmiah lainnya sepanjang tetap memenuhi kaidah akademik dan metodologi yang sesuai.

8. Sitasi dan Daftar Pustaka

Seluruh sumber yang dikutip dalam naskah wajib dicantumkan dalam daftar pustaka. Sebaliknya, setiap sumber dalam daftar pustaka harus dirujuk dalam teks artikel.

Penulis wajib menggunakan gaya sitasi dan penulisan daftar pustaka yang ditetapkan dalam templat resmi Dharma Sastra secara konsisten. Penggunaan aplikasi pengelola referensi, seperti Zotero atau Mendeley, sangat dianjurkan.

Penulis dianjurkan menggunakan sumber primer yang relevan dan publikasi ilmiah yang kredibel, termasuk artikel jurnal yang telah melalui proses penelaahan sejawat serta penelitian mutakhir. Karya-karya mendasar tetap dapat digunakan apabila diperlukan untuk memperkuat landasan teoretis.

Dalam penelitian naskah, filologi, dan sejarah, penulis wajib memberikan informasi yang memadai mengenai sumber teks primer, asal-usul naskah, edisi yang digunakan, penerjemahan, serta sumber tekstual lainnya yang relevan.

Penulis bertanggung jawab memastikan keakuratan informasi bibliografis, termasuk nama penulis, tahun terbit, judul, halaman, dan DOI apabila tersedia.

9. Tabel, Gambar, dan Data Tekstual

Tabel, gambar, foto, citra naskah, contoh transliterasi, dan ilustrasi lainnya harus relevan dengan tujuan penelitian serta disajikan secara jelas dan terbaca.

Setiap tabel dan gambar harus diberi nomor serta judul atau keterangan yang sesuai. Sumber materi wajib dicantumkan apabila materi tersebut diambil atau diadaptasi dari karya lain.

Dalam penelitian berbasis naskah, penulis harus memastikan bahwa transkripsi, transliterasi, terjemahan, dan interpretasi teks disajikan secara akurat dan konsisten. Penggunaan materi yang dilindungi hak cipta wajib disertai izin apabila dipersyaratkan.

10. Etika Penelitian dan Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib mematuhi prinsip etika penelitian dan publikasi ilmiah. Penelitian yang melibatkan partisipan manusia harus memenuhi ketentuan etika yang berlaku, termasuk persetujuan partisipan dan persetujuan etik apabila dipersyaratkan.

Penulis wajib memberikan pengakuan yang semestinya terhadap seluruh sumber dan kontribusi pihak lain serta mengungkapkan informasi pendanaan dan konflik kepentingan yang relevan.

Penggunaan kecerdasan artifisial generatif atau perangkat berbantuan AI harus diungkapkan sesuai dengan kebijakan jurnal yang berlaku. Penggunaan AI tidak mengalihkan tanggung jawab penulis atas keakuratan data, orisinalitas, validitas analisis, dan integritas naskah.

Seluruh penulis yang tercantum harus memberikan kontribusi ilmiah yang substansial, menyetujui versi akhir naskah, dan menyepakati pengirimannya. Perubahan kepengarangan setelah pengiriman harus disertai alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan persetujuan sesuai dengan kebijakan editorial.

11. Proses Editorial dan Penelaahan Sejawat

Setiap naskah yang masuk akan melalui pemeriksaan awal oleh editor untuk menilai kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, kelengkapan persyaratan penulisan, orisinalitas, serta kualitas ilmiah secara umum.

Naskah yang lolos pemeriksaan awal akan menjalani proses penelaahan sejawat secara anonim dua arah (double-blind peer review) oleh sekurang-kurangnya dua orang penelaah yang memiliki keahlian relevan.

Penelaah mengevaluasi orisinalitas, ketepatan metodologi, validitas temuan, kualitas pembahasan, relevansi referensi, dan kontribusi naskah terhadap bidang keilmuan.

Berdasarkan hasil penelaahan, editor dapat memutuskan untuk menerima naskah, meminta revisi, atau menolak naskah. Penulis wajib menanggapi komentar penelaah dan editor secara sistematis ketika mengirimkan naskah hasil revisi.

12. Prosedur Pengiriman Naskah

Penulis wajib melakukan registrasi atau masuk ke akun pada sistem Open Journal Systems (OJS), kemudian mengirimkan naskah melalui laman resmi jurnal.

Kirim Naskah melalui OJS Dharma Sastra

Sebelum mengirimkan naskah, penulis harus memastikan bahwa artikel telah mengikuti templat resmi dan seluruh metadata, identitas penulis, pernyataan, serta dokumen pendukung yang dipersyaratkan telah dilengkapi dengan benar.

Naskah yang tidak memenuhi ketentuan pengiriman dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki sebelum memasuki tahap penilaian lebih lanjut.

13. Akses Terbuka, Hak Cipta, dan Biaya Publikasi

Dharma Sastra menerapkan model penerbitan akses terbuka (open access) sehingga artikel yang telah diterbitkan dapat diakses oleh pembaca tanpa biaya berlangganan.

Ketentuan mengenai biaya pengiriman naskah, biaya pemrosesan artikel, hak cipta, dan lisensi publikasi mengikuti kebijakan resmi yang ditetapkan dan diumumkan oleh jurnal.

Penulis wajib membaca dan menyetujui ketentuan hak cipta serta lisensi yang berlaku sebelum proses penerbitan artikel.

14. Daftar Periksa Sebelum Pengiriman

Sebelum mengirimkan naskah, penulis wajib memastikan bahwa seluruh persyaratan berikut telah dipenuhi.

  • Naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Dharma Sastra.
  • Naskah merupakan karya asli dan tidak sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain.
  • Format naskah telah mengikuti templat resmi jurnal.
  • Judul, abstrak, kata kunci, dan seluruh bagian artikel telah dilengkapi.
  • Seluruh sitasi sesuai dengan daftar pustaka.
  • Tabel, gambar, data tekstual, dan citra naskah telah diberi keterangan serta sumber yang sesuai.
  • Indeks kemiripan berada di bawah 20% dan telah memenuhi penilaian editorial.
  • Seluruh penulis telah menyetujui naskah dan pengirimannya.
  • Pernyataan etika, pendanaan, konflik kepentingan, dan deklarasi lain yang dipersyaratkan telah dilengkapi.
  • Izin penggunaan materi berhak cipta telah diperoleh apabila diperlukan.
  • Naskah telah diperiksa dari segi bahasa, kejelasan, konsistensi istilah, dan ketepatan format.