IMPLEMENTASI MODEL SELF DIRECTED LEARNING UNTUK MENDORONG KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR
sebuah kajian literatur tentang peran model Self Directerd Learning dalam mengembangkan kemandirian siswa sekolah dasar
Kata Kunci:
Self Directed Learning, Learning Independence, Elementary School StudentsAbstrak
Kemandirian belajar merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada siswa sekolah dasar untuk menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Kemampuan ini mencerminkan kesiapan siswa dalam mengelola proses belajar secara mandiri, mulai dari menetapkan tujuan, memilih strategi, hingga mengevaluasi hasil belajar yang diperoleh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model Self Directed Learning dalam mendorong kemandirian belajar siswa sekolah dasar melalui telaah berbagai sumber literatur yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan sumber akademik lainnya yang berkaitan dengan konsep Self Directed Learning dan kemandirian belajar. Berdasarkan sintesis literatur, implementasi Self Directed Learning memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan inisiatif belajar, tanggung jawab, kepercayaan diri, serta kemampuan pemecahan masalah siswa. Model ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam mencari, mengolah, dan memanfaatkan informasi selama proses pembelajaran. Meskipun demikian, penerapannya masih memerlukan dukungan dan pendampingan guru sebagai fasilitator, terutama bagi siswa yang belum terbiasa mengelola kegiatan belajar secara mandiri. Kajian ini menunjukkan bahwa Self Directed Learning merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang berpotensi mendukung pengembangan kemandirian belajar siswa sekolah dasar secara optimal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





