KULTUR KEGIATAN SEKOLAH BERBASIS LOCAL GENIUS BALI SEBAGAI PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 1 BANGLI
Kata Kunci:
Kultur kegiatan sekolah, local genius Bali, penguatan moderasi beragamaAbstrak
Abstrak
Penguatan moderasi beragama merupakan program strategis pemerintah Indonesia untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang utuh, toleran, dan sesuai dengan nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945. Satuan pendidikan formal memiliki peran penting dalam merealisasikan penguatan moderasi beragama melalui elemen sekolah seperti kurikulum, pendidik, kegiatan sekolah, proses pembelajaran, dan kultur sekolah. Kultur kegiatan sekolah berbasis local genius Bali di SMP Negeri 1 Bangli dipandang potensial sebagai sarana penguatan moderasi beragama karena didukung oleh kegiatan sekolah bernilai lokal, guru yang mengikuti program PMB, serta keberagaman agama peserta didik. Penelitian ini mencakup: (1) potensi kultur kegiatan sekolah berbasis local genius Bali sebagai penguatan moderasi beragama; (2) persepsi guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti terhadap kultur kegiatan sekolah berbasis local genius Bali; dan (3) tantangan pemanfaatannya dalam upaya penguatan moderasi beragama di SMP Negeri 1 Bangli. Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik dengan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Data dihimpun melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kultur kegiatan sekolah berbasis local genius Bali memiliki potensi strategis sebagai media penguatan moderasi beragama melalui kegiatan SENSASI, RASI, KOBER, Wraspati Bulan Bali, Saniscara Meprani, Koin Berbagi, dan Esaba Berbagi yang menanamkan nilai toleransi, kepedulian sosial, kejujuran, dan penghargaan terhadap keberagaman; (2) guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti memiliki persepsi positif terhadap kultur kegiatan sekolah karena dinilai sebagai media pembelajaran kontekstual; dan (3) tantangan meliputi pemahaman warga sekolah yang belum merata, kreativitas pengelola program yang perlu ditingkatkan, serta keterbatasan sarana dan prasarana.
Kata kunci: kultur kegiatan sekolah, local genius Bali, penguatan moderasi beragama.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





