PENERAPAN MODEL INKUIRI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DALAM MENUMBUHKAN CRITICAL THINKING PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA NEGERI 1 SELAT KARANGASEM

Penulis

  • Ni Kadek Devi Cahyati Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Nyoman Alit Supandi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Made Nasib Mardika Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Kata Kunci:

model inkuiri, Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, critical thinking

Abstrak

Abstrak

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di jenjang SMA memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pola pikir peserta didik yang kritis, reflektif, dan religius. Namun, proses pembelajaran sering kali masih berpusat pada guru dan belum sepenuhnya mengembangkan kemampuan critical thinking peserta didik. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan umum untuk menumbuhkan kemampuan critical thinking peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Selat Karangasem melalui penerapan model inkuiri. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model inkuiri, mengidentifikasi kendala serta solusi dalam pelaksanaannya, dan mengetahui dampaknya terhadap pengembangan critical thinking peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, khususnya pada materi Corak Keagamaan Hindu di Dunia.

         Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru mata pelajaran dan peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Selat Karangasem. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan catatan lapangan disusun berdasarkan indikator critical thinking serta prinsip dasar model inkuiri.

         Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri telah dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada perangkat pembelajaran seperti modul. Model ini mendorong peserta didik untuk lebih aktif, mandiri, dan reflektif dalam belajar. Kendala dalam pelaksanaan seperti keterbatasan waktu, variasi karakter peserta didik, dan kesiapan guru dapat diatasi dengan strategi pengelolaan kelas dan media pembelajaran yang tepat. Secara keseluruhan, model inkuiri memberikan dampak positif dalam menumbuhkan critical thinking peserta didik dan layak untuk terus diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti.

Kata kunci: model inkuiri, Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, critical thinking

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-29

Cara Mengutip

Cahyati, N. K. D., Supandi, I. N. A., & Mardika, I. M. N. (2026). PENERAPAN MODEL INKUIRI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DALAM MENUMBUHKAN CRITICAL THINKING PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA NEGERI 1 SELAT KARANGASEM . UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, 7(2), 36–43. Diambil dari https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/UP/article/view/6364