EFEKTIVITAS PROGRAM SPILSAIANG DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN INTERNALISASI NILAI-NILAI DHARMA PADA SISWA DI SMA NEGERI 2 BANGLI

Penulis

  • I Dewa Made Weda Mudita SMA Negeri 2 Bangli

DOI:

https://doi.org/10.25078/sa.v6i02.5670

Kata Kunci:

Efektivitas Program “Spilsaiang”, Meningkatkan Kedisiplinan Siswa, Internalisasi Nilai-nilai Dharma

Abstrak

Program “Spilsaiang“ Salam Pagi dan Lepas Siang merupakan kegiatan rutin pembinaan kebiasaan yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bangli dengan tujuan utama menumbuhkan kedisiplinan dan memperkuat karakter siswa. Program ini dilaksanakan setiap Senin sampai Jumat dengan jadwal terstruktur: Sapa Pagi pukul 06.50-07.15 WITA dan Sapa Siang pukul 15.35-15.55 WITA. Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi antara guru yang bertugas dan anggota OSIS, yang ditugaskan sesuai jadwal harian. Evaluasi berkala dilakukan untuk memantau kemajuan dan efektivitas, serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program “Spilsaiang” sangat efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa, terbukti dengan penurunan signifikan jumlah siswa yang terlambat dibandingkan periode sebelumnya. Dampak positif lainnya antara lain penguatan karakter siswa melalui kebiasaan saling menyapa, terjalinnya komunikasi yang baik antara guru dan siswa yang bertugas, terciptanya suasana pagi yang kondusif, interaksi guru dan siswa yang lebih hangat, dan kesiapan siswa yang lebih baik untuk memulai pembelajaran. Lebih mendalam lagi, program “Spilsaiang” juga berfungsi sebagai ruang strategis untuk menginternalisasi nilai-nilai Dharma. Rutinitas sapaan pagi dan siang secara konsisten memperkuat nilai-nilai Dharma, seperti: Satya (kejujuran/kepatuhan), yang tercermin dalam kepatuhan disiplin terhadap aturan kedatangan; Śauca (kesucian/kebersihan), yang diperkuat melalui pakaian dan atribut sekolah yang disiplin; dan Kṣānti (kesabaran/toleransi), yang ditunjukkan melalui sikap toleran dan sapaan yang lembut. Dengan demikian, program “Spilsaiang” berkontribusi dengan baik dan signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa sekaligus memperkuat nilai-nilai karakter di SMA Negeri 2 Bangli.

Referensi

Adhim, M. Y. F. (2021). Upaya Meminimalisasi Kekerasan di Sekolah dengan Penerapan

Sekolah Ramah Hak Asasi Manusia.De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan,1(12), 463-470.

Agustin, M., Saripah, I., & Gustiana, A. D. (2018). Analisis tipikal kekerasan pada anak dan

faktor yang melatarbelakanginya.JIV-Jurnal Ilmiah Visi,13(1), 1-10.Andini, T. M. (2019).

Identifikasi kejadian kekerasan pada anak di Kota Malang.Jurnal Perempuan dan Anak,2(1),

-28.

Astika, L., Akmalia, R., Azzahra, A. P., Siregar, N. S., & Maulana, M. R. (2024). Efektivitas

Kebijakan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di Madrasah Aliyah

Nurul Fadhilah. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada

Masyarakat, 4(3), 1594-1603.

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan

Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.

Fasya, S., Nursinah, S., & Fahri, M. (2022). Konsep Hard Skill dan Soft Skill

Guru.Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman,1(1), 30-33.https://zia

research.com/index.php/cendekiawan/article/vi

Iskandar, D., Hendrowati, T. Y., & Siswoyo, S. (2024). Efektivitas Program Sekolah Ramah

Anak Dalam Mengembangkan Sekolah Berkarakter. Manajemen Pendidikan, 61-72.

Kholik, N. (2017). Peranan Sekolah Sebagai Lembaga Pengembangan. Jurnal Tawadhu, 1(2),

–271

Pitria, W. A. (2022). Upaya Mengatasi Problematika Kedisiplinan Siswa di SMP Swasta

Satria

Dharma.Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman,1(2), 92

https://www.zia-research.com/index.php/cendekiawan/article/view/52.

Ramdhani, M. A. U. (2025). Implementasi Pembiasaan Karakter Budaya Sapa Pagi dalam

Pengembangan Kedisiplinan Peserta Didik (Studi Survey di SMP Negeri 39 Bandung). Jurnal

Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(01), 1758-1769.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode

penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal pendidikan

tambusai, 7(1), 2896-2910.

Unduhan

Diterbitkan

22.11.2025

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 9 times