PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) KELAS XII PH 1 SMK 5 DENPASAR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2024/2025

Penulis

  • I Kadek Arta Jaya SMK Negeri 5 Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/sa.v6i02.4320

Abstrak

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui: 1) proses pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT; 2) meningkatkan keaktifan peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT; dan 3) meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.

Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Nopember 2024 di Kelas XII PH 1 SMK Negeri 5 Denpasar. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XII PH 1 SMK Negeri 5 Denpasar berjumlah 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Uji kualitas instrumen yang dilakukan adalah validitas instrumen, reliabilitas instrumen, tingkat kesukaran butir soal dan daya pembeda soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.

Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses pembelajaran menggunakan metode NHT berjalan dengan lancar dan sesuai dengan perencanaa yang dilakukan, aktivitas peserta didik tergolong tinggi, yaitu 88,39%; 2) Metode NHT dapat meningkatkan keaktifan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kategori keaktifan dari siklus I ke siklus II yaitu dari sedang (66,07%) ke tinggi (88,39%); 3) Metode NHT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, penelitian siklus I hasil pre testmenunjukkan presentase ketuntasan peserta didik 3% dan hasil post testmenunjukkan presentase ketuntasan peserta didik 96%. Pada pre testsiklus II menunjukkan presentase ketuntasan peserta didik 0% dan hasil post test menunjukkan presentase ketuntasan peserta didik 97%. Peningkatan nilai peserta didik dapat dilihat dari mean nilai siklus I 31,00 menjadi 36,00 pada siklus II.

 

Referensi

Miftahul Huda. 2012. Cooperative Learning : Metode, Teknik, Struktur dan Model Terapan. Yogyakarta : Pustaka Belajar

Padjono. 2007. Panduan Penelitian Tindakan Kelas.Yogyakarta : Lembaga Penelitian UNY.

Purnama, Ida Ayu Made. 2020. Pendidikan Karakter Berbasis Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Rusman. 2020. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Pendidik. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Saifuddin Azwar. 2001. Reabilitas dan Validitas. Yogyakarta : Pustaka Belajar

Sugiyono. 2007. Statistika Untuk penelitian.Bandung : Alfabeta

Sudjana, Nana. 2022. Penilaian hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sukardika, Ketut. 2018. Pendidikan Agama Hindu dan Pembangunan Karakter. Surabaya: Paramita.

Sukardi. 2011. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta : Bumi Aksara.

Suryosubroto. 2002. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka CiptaTrianto. 2009. Mendesain model Pembelajaran Inovatif-Progresif : Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan(KTSP). Jakarta : Prenada Media Group.

Wijaya Kusumah dan Dedi Dwitagama. 2011. Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Indeks.

Wisnu, Nyoman S. 2021. Nilai-Nilai Luhur dalam Pendidikan Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Unduhan

Diterbitkan

22.11.2025

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 7 times