PENGELOLAAN DESTINASI EKOWISATA di BALI UNTUK PARIWISATA YANG BERKELANJUTAN : STUDI LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.25078/ride.v4i1.5878Kata Kunci:
Ekowisata, Pariwisata Berkelanjutan, Partisipasi Masyarakat, Tri Hita KaranaAbstrak
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengelolaan destinasi ekowisata di Bali berdasarkan sintesis literatur tahun 2008–2025 serta merumuskan strategi yang relevan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan lingkungan, sosial, dan budaya akibat pertumbuhan pariwisata, yang menuntut model pengelolaan yang mampu menyeimbangkan kelestarian ekologis dengan kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah 25 artikel ilmiah yang dihimpun melalui Google Scholar. Analisis dilakukan menggunakan matriks untuk memetakan teori, konteks penelitian, karakteristik, metode, serta temuan utama masing-masing artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori pariwisata berkelanjutan dan partisipasi masyarakat merupakan landasan konseptual yang paling dominan dalam pengelolaan ekowisata di Bali. Nilai-nilai lokal seperti Tri Hita Karana terbukti memperkuat integrasi antara aspek manusia, lingkungan, dan spiritualitas dalam aktivitas wisata. Selain itu, berbagai tantangan seperti overtourism, gentrifikasi, degradasi lingkungan, serta ketimpangan kekuasaan menjadi isu utama yang perlu ditangani. Beragam penelitian juga menekankan bahwa tata kelola kolaboratif, khususnya pendekatan pentahelix, mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan destinasi. Berdasarkan sintesis literatur, strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan kapasitas dan partisipasi masyarakat, pengembangan kolaborasi lintas sektor, penegakan regulasi berbasis daya dukung kawasan, serta internalisasi kearifan lokal dalam seluruh tahapan pengelolaan. Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat praktik ekowisata yang adil, resilien, dan berkelanjutan di Bali.
Kata Kunci: ekowisata, pariwisata berkelanjutan, partisipasi masyarakat, Tri Hita Karana
