Inequality in the Representation of Local and Foreign Cuisine in Bali’s Tourism

A Case Study of Pererenan Badung

Penulis

  • Putu Gede Wirananda Manggala Putra Mahasiswa

DOI:

https://doi.org/10.25078/ride.v4i1.5833

Kata Kunci:

Bali cultural tourism, culinary representation, globalization, Pererenan

Abstrak

Studi ini menelaah ketimpangan dalam representasi praktik kuliner lokal dan asing dalam lanskap pariwisata Bali dengan fokus pada Desa Pererenan di Kabupaten Badung
Meskipun Bali secara formal berkomitmen pada pariwisata berbasis budaya melalui Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018 integrasi kuliner Bali ke dalam pengalaman pariwisata masih terbatas
Dengan menggunakan desain kualitatif deskriptif yang didukung oleh observasi lapangan dan analisis netnografi penelitian ini mengeksplorasi karakteristik restoran struktur menu dan representasi visual pada platform digital seperti Google Maps TripAdvisor dan Instagram

Temuan menunjukkan bahwa restoran dengan konsep Western Mediterranean atau fusion mendominasi kawasan sementara ekspresi kuliner tradisional Bali berada pada posisi marginal
Situasi ini mengungkap kontradiksi simbolik antara identitas budaya Bali dan ekonomi pariwisatanya di mana preferensi konsumsi global sering kali mengungguli keaslian lokal

Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan identitas kuliner Bali memerlukan lebih dari sekadar penggunaan bahan baku lokal tetapi juga pengembangan narasi budaya representasi estetika dan dukungan kebijakan
Kolaborasi antara lembaga pemerintah pelaku usaha lokal dan aktor budaya sangat penting untuk memastikan bahwa warisan kuliner Bali dapat dilestarikan secara berkelanjutan dan diposisikan secara strategis dalam industri pariwisata yang terus berkembang

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-05-02

Cara Mengutip

Putu Gede Wirananda Manggala Putra. (2026). Inequality in the Representation of Local and Foreign Cuisine in Bali’s Tourism: A Case Study of Pererenan Badung. Ride: Journal of Cultural Tourism and Religious Studies, 4(1), 41–56. https://doi.org/10.25078/ride.v4i1.5833

Terbitan

Bagian

Articles