Program Edukasi Terapi Komplementer Berbasis Nilai Spiritual Hindu-Bali untuk Meningkatkan Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.25078/sevanam.v5i2.7356Kata Kunci:
Diabetes Mellitus Tipe 2, literasi kesehatan, terapi komplementerAbstrak
Pengetahuan pasien yang terbatas mengenai pengelolaan diabetes melitus tipe 2 (DMT2) serta penggunaan terapi komplementer tanpa pendampingan dapat meningkatkan risiko pengelolaan penyakit yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien DMT2 mengenai pengelolaan penyakit dan penggunaan terapi komplementer berbasis nilai spiritual Hindu-Bali di Kota Denpasar. Kegiatan melibatkan 25 peserta dan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi meliputi manajemen DMT2, penggunaan terapi komplementer, pemanfaatan herbal secara aman, pengelolaan stres, praktik yoga dan self-acupressure, serta nilai-nilai spiritual Hindu-Bali berupa Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, dan Tri Kaya Parisudha. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan melalui pretest dan posttest, serta kuesioner kepuasan. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,48 menjadi 7,88 (selisih 2,40 poin; peningkatan relatif 43,8%; gain ternormalisasi 0,53). Hasil kuesioner kepuasan menunjukkan respons positif terhadap materi, narasumber, dan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program edukasi terapi komplementer yang diselaraskan dengan nilai spiritual Hindu-Bali diikuti oleh peningkatan pengetahuan jangka pendek dan memperoleh penilaian kepuasan yang baik dari peserta.
Unduhan
Referensi
Abdulsalam, F. I., Srichaijaroonpong, S., Phoosuwan, N., & Phoosuwan, N. (2025). Effectiveness of a health literacy and diabetes self-management education (DSME) improvement program for people with type 2 diabetes mellitus: A community-based quasiexperimental study in Thailand. Journal of Diabetes Research, 2025(1), Article 2640702. https://doi.org/10.1155/jdr/2640702
Al Mukminah, I., & Indradi, R. B. (2021). Review: Interaksi antara obat konvensional dan herbal untuk diabetes mellitus. Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (BIMFI), 8(1), 56–70. https://doi.org/10.48177/bimfi.v8i1.62
Alhilal, M. A. H., Tharida, M., & Mulfianda, R. (2026). Hubungan spiritual care dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 8(1), 262–269. https://doi.org/10.59030/jkbd.v8i1.238
Andersen, A. W., & Rejeki, A. (2025). Penerapan teknik relaksasi sebagai upaya pengelolaan stress kerja terhadap karyawan PT. PLN Nusantara Power UP Gresik. Journal Universitas Muhammadiyah Gresik Engineering, Social Science, and Health International Conference (UMGESHIC), 2(2). https://doi.org/10.30587/umgeshic.v2i2.10944
Budiadnya, I. P. (2019). Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi sebagai konsep keharmonisan dan kerukunan. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 23(2). https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v23i2.38
Devi, P. A., Silvitasari, I., & Purnamawati, F. (2024). Penerapan terapi komplementer relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II di Bangsal Sakura RSUD Dr. Soeratno Gemolong, Sragen. An-Najat, 2(4), 309–322. https://doi.org/10.59841/an-najat.v2i4.2353
Dewi, N. M. U. K., Novikasari, N. M. D., Widowati, I. G. A. R., & Ani, L. S. (2025). Analisis pengetahuan dan persepsi pasien diabetes mellitus tipe 2 terhadap terapi komplementer. Proceedings National Conference Sinesia, 1(1), 251–271. https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v1i1.25
Handayani, S., Hasneli, Y., & Amir, Y. (2022). Hubungan tingkat spiritual terhadap kualitas hidup penderita diabetes melitus di masa pandemi COVID-19. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 5(2), 117–126. https://doi.org/10.35473/ijnr.v5i2.1820
Ishak, M. S., Ibrahim, M. I., & Abdullah, S. (2026). Culturally responsive health literacy measurement for diabetes: Translation and validation of the My-DHLS. Critical Public Health, 36(1), Article 2653835. https://doi.org/10.1080/09581596.2026.2653835
Pan, C., Cao, B., Fang, H., Liu, Y., Zhang, S., Luo, W., & Wu, Y. (2025). Global burden of diabetes mellitus 1990–2021: Epidemiological trends, geospatial disparities, and risk factor dynamics. Frontiers in Endocrinology, 16, Article 1596127. https://doi.org/10.3389/fendo.2025.1596127
Siallagan, A., Sinurat, S., & Gulo, P. (2023). Spiritualitas dan kualitas hidup penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Balam Medan. Gema Kesehatan, 15(2), 130–138. https://doi.org/10.47539/gk.v15i2.427
Steinsbekk, A., Rygg, L. Ø., Lisulo, M., Rise, M. B., & Fretheim, A. (2012). Group based diabetes self-management education compared to routine treatment for people with type 2 diabetes mellitus: A systematic review with meta-analysis. BMC Health Services Research, 12, Article 213. https://doi.org/10.1186/1472-6963-12-213
Suardana, I. K., Sukarlinawati, W., & Suwendra, I. W. (2023). The importance of Hinduism and cultural education role through customary village-based non-formal education to maintain the integrity of Bali. International Journal of Multidisciplinary Sciences, 1(4), 403–414. https://doi.org/10.37329/ijms.v1i4.2277
Suastra, I. W., Rapi, N. K., Yasa, P. N. S., & Arjana, I. G. (2021). Elaborating indigenous science content into science learning process: A new science instructional model to develop students’ local wisdom-based characters and higher order thinking skills. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 10(3), 516–524. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i3.31176
Suci, I. G. S., Sonhadji, A., Imron, A., & Arifin, I. (2018). Organizational harmony in Hindu higher education institution based on Tri Hita Karana culture. Vidyottama Sanatana International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 2(1), 49. https://doi.org/10.25078/ijhsrs.v2i1.526
Sundhani, E., Nurzijah, I., Prakoso, A., Rifki, M., Fajrina, N., Dasa, Z. A. M. C., Hakim, Z. R., & Diniatik. (2020). Studi interaksi obat antidiabetes metformin dan glibenklamid dengan jamu pada tikus diabetes yang diinduksi aloksan. Jurnal Farmasi Indonesia, 12(1), 29–37. https://doi.org/10.35617/jfionline.v12i1.31
Suprastayasa, I. G. N. A. (2022). Implementation of local wisdom “Tri Kaya Parisudha” in tour guiding in Bali. Jurnal Kepariwisataan, 21(2), 197–203. https://doi.org/10.52352/jpar.v21i2.885
Syaripudin, A., & Marisa, D. E. (2026). Terapi komplementer dalam mengatasi kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ners, 10(1), 2330–2338. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53834
Trani, M. R., Bilocura, I., Bersabal, S., Panilagao, R. K., Toledo, B. R., Garrido, E., Aultman, C., Oh, P., & Ghisi, G. L. M. (2024). Effects of a comprehensive structured patient education intervention on disease-related knowledge and behaviour change among people living with type 2 diabetes in the Philippines. Frontiers in Rehabilitation Sciences, 5, Article 1374850. https://doi.org/10.3389/fresc.2024.1374850
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ni Made Umi Kartika Dewi, Anak Agung Raka Asmariani, Sri Sulistyawati Anton, I Gusti Agung Ayu Kartika, I Kadek Darmo Suputra, Dewi Puspita Apsari, I Nyoman Agus Pradnya Wiguna, Made G. Juniartha, Ni Wayan Yusi Armini, Ni Made Sinarsari, I Made Wika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







