Sinergi Religi dan Kesehatan Holistik: Implementasi Tri Hita Karana di Pura Luhur Batu Panes Desa Mangesta Kecamatan Penebel Tabanan
DOI:
https://doi.org/10.25078/sevanam.v4i1.4784Kata Kunci:
tri hita karana, kesehatan holistik, religi, pengabdian masyarakatAbstrak
Konsep Tri Hita Karana merupakan filosofi masyarakat Bali yang menekankan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan alam (Palemahan). Prinsip ini tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sosial dan budaya, tetapi juga dalam praktik kesehatan holistik berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tri Hita Karana dalam pelayanan kesehatan di Pura Luhur Batu Panes, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Tabanan. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan unsur religius, sosial, dan pemanfaatan sumber daya alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek Parahyangan tercermin dalam ritual keagamaan dan pemanfaatan air panas suci sebagai media penyembuhan. Aspek Pawongan terlihat dalam kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam pelayanan kesehatan, seperti terapi akupresur, skrining kesehatan, dan distribusi herbal. Sementara itu, aspek Palemahan diwujudkan dalam pelestarian lingkungan pura dan pemanfaatan tanaman obat tradisional sebagai bentuk pengobatan alami. Studi ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis Tri Hita Karana tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat. Dengan demikian, integrasi nilai religius dalam pelayanan kesehatan dapat menjadi model holistik yang berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan hidup.
Unduhan
Referensi
Abdi, M. A., Murdiono, W. E., & Sitompul, S. M. (2015). Kajian etnobotani tumbuhan obat pembuat jamu di Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso. Jurnal Produksi Tanaman, 10(10), 1-7.
Aditama, T. Y. (2014). Jamu & Kesehatan (1st ed.). Lembaga Penerbit Balitbangkes (LPB).
Agata, F. H., Arnyana, I. B. P., & Suja, I. W. (2024). Implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam Pendidikan anak-anak di Desa Panglipuran Bali. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 4(12), 24–24. https://doi.org/10.17977/UM065.V4.I12.2024.24
Cahyaningrum, P. L., & Sudaryati, N. L. G. (2021). Budaya Minum Loloh Sebagai Upaya Meningkatkan Imunitas Tubuh Dimasa Pandemi Covid 19. Widya Kesehatan, 3(2), 18–24. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v3i2.2085
Fauzi, M., Dayfi, B. A., & Setiawaty, E. (2023). Pengaruh Rendam Duduk Dengan Air Hangat Terhadap Tingkat Nyeri Sendi. HealthCare Nursing Journal, 5(1). http://www.journal.umtas.ac.id/index.php/healtcare/article/view/2857
Khoirunnisa, M. A., & Nurjayanti, I. (2023). Pengaruh Terapi Panas (Rendam Kaki) Terhadap Penurunan Skala Nyeri Ekstremitas Pada Pada Pasien Dengan Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 05(01), 156–159.
Kumontoy, G. D. O., Deeng, D., & Muliantini, T. (2023). Pemanfaatan Tanaman Herbal Sebagai Obat Tradisional Untuk Kesehatan Masyarakat Di Desa Guaan Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jurnal Holistik, 16(3), 1–20.
Mahendra, P. R. A., & Kartika, I. M. (2021). Membangun Karakter Berlandaskan Tri Hita Karana Dalam Perspektif Kehidupan Global. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2), 423–430. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP
Nor, I., Latifah, N., Zamzani, I., Sa, H., Fatmawati, E., Nurhanifah, D., Rahma, A., Farmasi, F., Muhammadiyah Banjarmasin, U., Selatan, K., Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, F., & DIII Kebidanan, P. (2023). Pemanfaatan dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Minuman Tradisional Herbal Sebagai Imunostimulan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(1), 190–195. https://doi.org/10.31764/JPMB.V7I1.12281
Sarno, S. (2019). Pemanfaatan tanaman obat (biofarmaka) sebagai produk unggulan masyarakat Desa Depok Banjarnegara. Abdimas Unwahas, 4(2), 73–78.
Suryawan, I. P. P., Sutajaya, I. M., & Suja, I. W. (2022). Tri Hita Karana sebagai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 5(2), 50–65. https://doi.org/10.23887/JPMU.V5I2.55555
Yudiastuti, N. K. (2023). Implementasi Ajaran Tat Twam Asi Dan Tri Kaya Parisudha Dalam Menciptakan Sekolah Damai di SD Negeri 5 Dauh Puri. Jurnal Pendidikan Agama Hindu, 4(1), 81–91.
Yunata, R. W. E. (2024). Melaksanakan Konsep Tri Hita Karana Melalui Gerakan Pemebersihan Pura Di Pura Tuluk Biyu Batur. Swara Widya, 4(2), 49–64.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 01-04-2025 (2)
- 31-03-2025 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.