Edukasi Penggunaan Dan Efek Samping Obat Analgesik Yang Dapat Dibeli Tanpa Resep Dokter Di Puskesmas Lempake
DOI:
https://doi.org/10.25078/sevanam.v5i2.6508Kata Kunci:
Analgesik, Efek Samping Obat, Puskesmas Lempake SamarindaAbstrak
Obat analgesik berperan penting dalam tatalaksana nyeri sehari-hari, mulai dari nyeri kepala, gigi, otot, hingga kram menstruasi. Kemudahan memperoleh obat golongan ini tanpa resep dokter, sayangnya tidak selalu diimbangi dengan pemahaman yang memadai tentang cara penggunaan yang tepat. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan efek yang tidak diharapkan, seperti iritasi saluran cerna, gangguan fungsi ginjal dan hati, serta reaksi alergi. Oleh karena itu, diperlukan upaya terstruktur untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan analgesik secara aman dan rasional. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kegiatan promosi kesehatan dalam meningkatkan literasi penggunaan analgesik nonresep pada Masyarakat yang berkunjung sebanyak 26 orang ke Puskesmas Lempake, Kota Samarinda. Metode yang diterapkan berupa penyuluhan berbasis presentasi visual dan pembagian leaflet, dengan instrumen evaluasi menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata persentase. Temuan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang substansial, dari 23% pada tahap awal menjadi 77% setelah intervensi, melampaui ambang keberhasilan yang ditetapkan sebesar 70%. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi yang terencana dan berbasis media mampu mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat secara bermakna serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup.
Unduhan
Referensi
Al-Idrus, N. M., dkk. (2023). Kajian pustaka tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan analgesik untuk swamedika nyeri. Jurnal Kedokteran Umum (JKU), Vol. 12 (2).
Ampofo, A. G., Khan, E., & Ibitoye, M. B. (2020). Understanding the role of educational interventions on medication adherence in hypertension: A systematic review and meta-analysis. Heart & Lung: The Journal of Cardiopulmonary and Acute Care, 49(5), 537–547. https://doi.org/10.1016/j.hrtlng.2020.02.039
Bandura, Albert. (2004). Health Promotion by Social Cognitive Means. Health Education & Behavior, 31(2), 143–164. https://doi.org/10.1177/1090198104263660
Chandra, C.,Tjitrosantoso, H., Lolo, W. (2016). Studi Penggunaan Obat Analgesik Pada Pasien Cedera Kepala (Conclussion) di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Januari- Desember 2014. Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2), 2302–2493.https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12190.
Harahap, N.A., Khairunnisa, Tanuwijaya, J., (2017). Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan (Patient knowledge and rationality of self-medication in three pharmacies of Panyabungan City, Indonesia) Nur. Jurnal Sains Farmasi & Klinis 3, 186–192. https://doi.org/10.29208/jsfk.2017.3.2.124.
Ilmi, T., Suprihatin, Y., & Probosiwi, N. (2021). Hubungan Karakteristik Pasien dengan Perilaku Swamedikasi Analgesik di Apotek Kabupaten Kediri, Indonesia. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 21. https://doi.org/10.24853/jkk.17.1.21-34.
Irawati, R., Rumi, A., & Parumpu, F. A. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Obat Analgesik Pada Mahasiswa-Mahasiswi Universitas Tadulako Di Kota Palu. Jurnal Health Sains, 2(3), 350–361. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i3.107.
Jember, E., Feleke, A., Debie, A., Asrade, G., (2019). Self-medication practices and associated factors among households at Gondar town, Northwest Ethiopia: a cross-sectional study. BMC Res Notes 12, 1–7. https://doi.org/10.1186/s13104-019-4195-2.
Kementeri Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Nyeri. Jakarta : Kementeri Kesehatan RI.
Lutfian, L., Wardika, I. J., Mukminin, M. A., Zamroni, A. H., Rizanti, A. P., Chandra, I. N., Widyaningtyas, R., Maressa, A., & Maulana, S. (2025). Effectiveness of health education in improving treatment adherence among patients with chronic communicable diseases: A systematic review and meta-analysis. Tropical Medicine & International Health, 30(7), 598–612. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/tmi.14133
Lydya, N. P., Putu, N., Suryaningsih, A., Arimbawa, P. E., Studi, P., Klinis, F., Kesehatan, F. I., & Bali, U. (2020). Gambaran Tingkat Pengetahuan Penggunaan. Lombok Journal of Sciennce, 2(2), 34–39.
Melizsa, M., Romlah, S. N., & Laiman, I. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik, Masyarakat Rw 04 Desa Trembulrejo Blora Periode April Tahun 2021. JKPharm Jurnal Kesehatan Farmasi, 4(1), 30–39. https://doi.org/10.36086/jpharm.v4i1.1229.
Mursiany, A., Nur Khasanah, I., & Dian anggraini, T. (2023). Analisis Swamedikasi Obat Analgetik Pada Penderita Sakit Gigi Di Masyarakat Cemani Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 2(8), 727–733. https://doi.org/10.58344/locus.v2i8.132
Mustara, M., Hartono, H., & Pamungkasari, E. P. (2025). Key contents of health education and their impact on improving medication adherence among hypertensive patients: A systematic review and meta-analysis. Narra J, 5(2), e2080.
Nursalam. 2016. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis(4th ed.). Salemba Medika.
Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: a challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259
Oktaviana, E., Hidayati, I.R., Pristianty, L. (2017). Pengaruh pengetahuan terhadap penggunaan obat parasetamol yang rasional dalam swamedikasi (studi pada ibu rumah tangga di Desa Sumberpoh Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo). Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 4(2), 44–51. https://doi.org/10.20473/jfiki.v4i22017.44-50.
Rizqi, A. S., & Putra, Y. W. (2021). Penyuluhan Kesehatan Penanganan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) di Krakitan Bayat Klaten. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(3), 2–4. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i3.935.
Tanaem, M. I. (2018). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi Di RT.02 RW 03 Desa Manufui Kecamatan Santian Kabupaten Timor Tengah Selatan (Skripsi). Kupang: Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang. https://core.ac.uk/download/236673238.pdf.
Tamimi, A. A. ., De Queljoe, E., & Siampa, J. P. (2020). UJI EFEK ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus). Pharmacon, 9(3), 325. https://doi.org/10.35799/pha.9.2020.30015.
Sandhya Rani M, Ramesh Palabindela, Tejkumar C, & Nagendra Naidu B. (2024). Exploring the impact of health education on medication adherence and health outcomes in low-income neighborhoods: An observational study. Asian Journal of Medical Sciences, 15(2), 64–69. https://www.nepjol.info/index.php/AJMS/article/view/59364
Sipahutar, B. R. L., Henny, E. S. O., Runggu, R. J. N. (2021). Gambaran Penggunaan Obat Analgetik secara Rasional dalam Swamedikasi pada Masyarakat PKS Balam, Desa Balai Jaya Km. 31 Kecamatan Balam Sempurna, Kabupaten Rokan Hilir Riau. NJM, Vol 6 (2). https://doi.org/10.36655/njm.v6i2.265.
Wardoyo, A. V. and Oktarlina, R. Z. (2019). Tingkat Pengetahuan Masyarakat terhadap Obat Analgesik pada Swamedikasi untuk Mengatasi Nyeri Akut. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), pp. 156– 160. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.138.
Warni, A. I., Herdiansyah, Y. F., K P Putri, N. P., Putri, M. R., Zuraidah, A. R., Hayati, D. M., Primadani, G., Cerelia, D. A., A Murandani, E. N., Pratama, A. W., & Nyoman Wijaya, I. (2018). Pengetahuan Dan Perilaku Masyarakat Di Apotek 325 Dan Sabilillah Surabaya Tentang Dagusibu Obat Analgesik Topikal. Jurnal Farmasi Komunitas, 5(2), 37–42.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Erwin Samsul

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







