REVITALISASI PENDIDIKAN AGAMA HINDU SEBAGAI SOLUSI KETIMPANGAN REPRESENTASI AGAMA DI PROVINSI BALI

Penulis

  • Ni Nyoman Perni Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ayu Laksmi Padma Yoni

DOI:

https://doi.org/10.25078/gw.v12i2.5726

Kata Kunci:

pendidikan Hindu, pasraman,budaya Bali, pendidikan multikultural, identitas budaya, Hindu education, pasraman, Balinese culture, multicultural education, cultural identity

Abstrak

Topik ketidaksetaraan dalam representasi agama di sistem pendidikan Indonesia adalah bidang penelitian yang penting. Banyaknya sekolah Islam (madrasah) dan Kristen/Katolik di tingkat dasar dan menengah sangat berbeda dengan jumlah lembaga pendidikan formal yang memfokuskan pada Hindu, yang terutama tercermin dalam keberadaan pasraman yang memiliki peran terbatas dan bersifat tidak formal. Ketidakseimbangan ini menimbulkan tantangan besar untuk mempertahankan identitas budaya Hindu-Bali di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat serta pergeseran populasi. Penelitian ini mengeksplorasi dampak dari minimnya representasi pendidikan Hindu terhadap penyampaian nilai-nilai budaya Bali kepada generasi muda, serta mengkaji ancaman terhadap warisan lokal akibat migrasi dan proses akulturasi yang tidak seimbang. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur dan analisis dokumen, hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan struktural dalam pendidikan agama dapat mempercepat penurunan identitas budaya Bali yang telah ada selama berabad-abad.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30
Abstrak viewed = 15 times