INTRODUCTION TO HINDU ETHICS THROUGH BALI'S ORAL TRADITION IN THE CONTEXT OF HUMANISTIC EDUCATION FOR EARLY CHILDHOOD STUDENTS AT UDYANA KUMARA I TAMAN KINDERGARTEN
DOI:
https://doi.org/10.25078/pw.v10i2.5513Kata Kunci:
Hindu Ethics; Balinese Oral Tradition; Humanistic EducationAbstrak
Character education in the Alpha Generation era faces complex challenges due to rapid technological developments that influence children’s social interactions and personality formation. To address this, educational institutions must strengthen humanistic character education rooted in local culture from an early age. This research explores the transformation of Hindu ethical values through Balinese oral traditions: masatua (storytelling) and madolanan (traditional games) in early childhood education. Using a qualitative ethnopedagogical design, the research examines meanings, symbols, and local wisdom-based learning practices at Udyana Kumara I Taman Kindergarten. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, document analysis, and were analyzed reflectively through triangulation. The findings show that Balinese oral traditions are highly effective for introducing Hindu ethics, particularly Tri Kaya Parisudha values, through symbolic narratives, reflective dialogue, and participatory emotional experiences. Teachers play a key role as humanistic facilitators who create meaningful, contextual, and joyful learning environments. Theoretically, this research enriches applied ethical philosophy in character education; practically, it highlights the need for teachers’ humanistic pedagogical competence; and culturally, it supports the preservation of Balinese heritage as a strategy for early character formation. Thus, Balinese oral traditions serve as relevant and effective media for teaching ethical virtues within a humanistic education framework.Referensi
Dahar, Ratna Wilis. (2011). Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Gelora Aksara.
Groen, Janet Elizabeth dan Colleen Kawalilak. (2014). Pathways of Adult Learning: Professional and Education Narratives. Toronto: Canadian Scholars' Press.
Hermawati, Yuli., Erika Widya Sukma., Siti Rahmawati. (2024). Tantangan Pendidikan Karakter di Indonesia. JAWARA: Jurnal Pendidikan Karakter. Vol. 10, No. 2: 8-16.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 782. Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta.
Mayasari, Santi. (2017). Filsafat Pendidikan Humanisme Dalam Perspektif Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Peserta Didik Di Tingkat Sekolah Menengah Atas: Sebuah Kajian Teori. Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang. Edisi Prosiding Dosen Universitas PGRI Palembang Edisi 12.
Mulyati. (2005). Psikologi Belajar. Yogyakarta : CV Andi Offset.
Mustawan, Made Dwiana. (2022). Implementasi Tri Kerangka Dasar Agama Hindu Guna Meningkatkan Sraddha dan Bhakti Pemuda Hindu Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Widya Aksara Jurnal Agama Hindu. Vol. 21, No. 1: 105-116.
Mustika, I Kadek. (2017). Pemanfaatan Teks Bacaan Satua Bali dalam Menumbuhkan Budaya Literasi dan Pembentukan Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar. Purwadi. Vol. 1, No. 1: 80-86.
Rizky, Annida., dkk. (2025). Integrasi Nilai Etika Jawa dan Etika Hindu Dalam Menumbuhkan Karakter Anak Usia Dini. JATAKA: Jurnal Kajian Keluarga, Gender, dan Anak. Vol. 1, No. 1: 33-45.
Rohyadi, Edi., Cindy Desiana., Ila Rosmilawati. (2024). Pendekatan Etnopedagogi dalam Proses Pembelajaran untuk Membentuk Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru. Vol. 9, No. 2: 778-785. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.836
Setyabudi, M Nur Prabowo dan Albar Adetary Hasibuan. (2017). Pengantar Studi Etika Kontemporer (Teoritis dan Terapan). Malang: UB Press.
Siswadi, Gede Agus. (2024). Pedagogi Eksistensial Humanistik Dalam Pandangan Jean Paul Sartre Dan Refleksi Atas Kebijakan Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Agama Hindu. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu. Vol. 15, No. 1: 57-77.
Sudiani, Ni Nyoman. (2016). Civilize Local Language To Implant The Ethics Since Early Childhood (Study Literature). Enriching Quality and Providing Affordable Education through New Academia. Yogyakarta: Faculty Of Education Campus 1 Universitas Teknologi Yogyakarta.
Sudiani, Ni Nyoman., dkk. (2025). Gending Meong-Meong Sebagai Media Penanaman Nilai-Nilai
Kejujuran Pada Anak Usia Dini Di PAUD Dewi Srikandi Lestari. Jurnal Penelitian Agama Hindu. Vol. 9, No. 2: 154-172.
Sugita, I. W. (2017). Membentuk Karakter Anak Usia Dini Melalui Tri Kaya Parisudha. SEMADI. Vol. 2, No. 2: 35-49.
Sugita, Ida Made. (2017). Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SMP Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Suhardana. (2006). Etika dan Moralitas Hindu Bahan Kajian Untuk Memperbaiki Tingkah laku. Surabaya : Paramita.
Suseno, Franz Magnis. (2009). Menjadi Manusia: Belajar dari Aristoteles. Yogyakarta: Pustaka Kanisius.
Suseno, Franz Magnis. (2020). Etika Dasar Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Pustaka Kanisius.
Syarifuddin. (2022). Teori Humanistik Dan Aplikasinya Dalam Pembelajaran Di Sekolah. Tajdid Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan. Vol. 6, No. 1: 106-122.
Takdir, Muh. (2020). Sistem Nilai Kearifan Lokal dalam Manajemen Sekolah yang Berorientasi Mutu (Analisis Studi Etnopedagogi pada SMP Negeri 2 dan 5 Purwakarta) (Disertasi). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Tanzil, Felix., Margana., dan Anang Tri Wahyudi. (2015). Perancangan Board Game Sebagai Media Pengenalan Etika Kristen Untuk Anak-Anak Kristen Usia 12-14 Tahun. Jurnal DKV Adiwarna. Vol. 4, No. 2.
Tim Pengkaji dan Penerjemah Pustaka Suci Veda. (2021). Bhagavadgītā. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI.
Tim Pengkaji dan Penerjemah Pustaka Suci Veda. (2021). Sārasamuścaya. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI.
Tim Penyusun. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Wiasti, Ni Komang. (2021). Sekar Rare Sebagai Media Pembelajaran Nilai Etika Hindu di Pendidikan Anak Usia Dini. Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. 1, No. 1: 36-48.
Windya, Ida Made., I Wayan Sukayasa., I Gusti Bagus Wirawan. (2022). Brahmawidyā in Tattwa Sanghyang Mahājñāna: Its implementation in kesulinggihan practices in Mataram City. International Journal of Health Sciences. Vol. 6, No. 5: 514-522. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6nS5.8099
Yusuf, Rusdiana., dkk. (2025). Pendekatan Filsafat Pendidikan dan Teori Belajar Humanistik dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Holistik di Era Digital. Journal Scientific of Mandalika (jsm). Vol. 6, No. 2: 291-295.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 I Putu Suyasa Ariputra, Encep Syarief Nurdin, Yadi Ruyadi, Kadek Aria Prima Dewi PF, Bunyamin Maftuh, Momod Abdul Somad

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






