LEADERSHIP IN SĀRASAMUCCAYA: ANALYSIS OF LEADERSHIP TEACHINGS BASED ON DHARMA AGAMA AND DHARMA NEGARA
Abstract
Analysis of the concept of leadership in Sārasamusccaya, an ancient sacred literature that integrates Dharma Agama (spiritual obligations) and Dharma Negara (socio-political obligations) as an ethical basis for a leader. This study aims to reveal the values of Hindu leadership that are relevant in a modern context, especially in just and sustainable governance. The method used is a hermeneutic analysis of the verses of Sārasamusccaya related to the responsibility of leaders. The results of the study indicate that ideal leadership according to Sārasamusccaya must be based on wisdom (viveka), honesty, selfless service (seva), and a balance between worldly and spiritual duties. Leaders are expected to be able to uphold justice, prioritize the welfare of the people, and avoid greed and lust. These findings provide a new perspective for the development of leadership in Indonesia that is in line with the values of Pancasila, especially Belief in the One Almighty God and Social Justice. Sārasamusccaya teachings can be a source of inspiration for the formation of leaders with integrity, character, and responsibility towards the nation and religion.
References
Aziz, L. Z. and Wahyudi, T. (2021). Ludira – setya – tresna: potret fenomenologi dalam studi kasus lagon dharma kasetyan. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 1(8), 1120-1133.
Hidayat, A. N. (2009). Kepemimpinan dalam agama hindu studi naskah lontar nitipraya. Analisa, 16(1), 19.
Kiriana, I. N. (2017). Implementasi pendidikan karakter sebagai dharma agama dan dharma negara. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 18(2).
Kurniawan, Agung Widhi dan Puspitaningtyas, Zarah. 2016. Metode Penelitian Kualitiatif. Yogyakarta: Pandiva Buku
Kurniawan, K., Putra, D. N., Zikri, A., & AH, N. M. (2020). Konsep kepemimpinan dalam islam. PRODU: Prokurasi Edukasi Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1).
Méndez, M. J., Howell, J. P., & Bishop, J. W. (2015). Beyond the unidimensional collective leadership model. Leadership &Amp; Organization Development Journal, 36(6), 675-696
Pratiwi, N. K. S. (2023). Pengembangan kognitif pada pendidikan holistik dalam pembelajaran agama hindu di sd no. 11 jimbaran kabupaten badung. Japam, 3(02), 174-187.
Siagian, R. N. (2022). Pengaruh gaya kepemimpinan, kompetensi, dan motivasi kerja dosen terhadap kinerja dosen fkip di universitas simalungun pematangsiantar. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 6(1), 8-15.
Suastana, I. M. D. (2022). Supremasi hukum dalam kepemimpinan berbasis hindu. Kertha Wicaksana, 16(2), 80-90.
Suda, I. K. (2017). Pasraman sebagai energi pendidikan agama dan seni hindu dalam dominasi dan hegemoni pendidikan modern. Soshum : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 7(3)
Sudarsana, I. K. and Andriyani, N. L. P. L. (2024). Membentuk karakter dan kesadaran lingkungan melalui pendidikan agama hindu. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 228-242.
Sudharta, Tjok Rai. 2009. Sarasamuccaya Smerti Nusantara. Surabaya: Paramita
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sujana, I. P. W. M. (2023). Electronic module design of civic education for the development of dharma agama and dharma negara. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 457-468.
Sunny, M. P. (2018). Pentingnya penerapan etika kepemimpinan hindu di bali berlandaskan asta bratadengan berbasis tri hita karana. VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia, 1(2), 84-93.
Utama, H. F. (2023). Pandangan hidup kejawen (asta brata) sebagai konsep kepemimpinan di era vuca (volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity). Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 7(1), 237-245.
Yasa, I. N. P., Martadinata, I. P. H., & Astawa, I. G. P. B. (2020). Peran theory of planned behavior dan nilai kearifan lokal terhadap kepatuhan wajib pajak: sebuah kajian eksperimen. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 3(2), 149-167.










