Nilai Etika dan Pengendalian Diri dalam Cerita Kirtimukha pada Ornamen Karang Boma sebagai Landasan Pendidikan Karakter Siswa Hindu

Penulis

  • I Gede Tino Purnamantha UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Kadek Supadmini Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/gw.v13i1.5973

Kata Kunci:

Kirtimukha, Karang Boma, etika Hindu, pengendalian diri, pendidikan karakter

Abstrak

Permasalahan etika dan moral di kalangan peserta didik, seperti bullying dan rendahnya pengendalian diri, menunjukkan bahwa pendidikan karakter masih belum terinternalisasi secara optimal dalam pembelajaran di sekolah. Dalam ajaran Hindu, etika (śīla) dan pengendalian diri (dama) merupakan dasar utama pembentukan karakter yang berlandaskan dharma. Nilai-nilai tersebut tidak hanya terdapat dalam kitab suci, tetapi juga tercermin dalam kearifan lokal Bali, salah satunya melalui cerita Kirtimukha yang diwujudkan dalam ornamen Karang Boma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik cerita Kirtimukha pada ornamen Karang Boma, menganalisis nilai etika dan pengendalian diri yang terkandung di dalamnya, serta menjelaskan relevansinya sebagai landasan pendidikan karakter siswa Hindu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan studi simbolik. Hasil kajian menunjukkan bahwa cerita Kirtimukha mengandung nilai ketaatan pada dharma, pengendalian nafsu dan amarah, penundukan ego, serta tanggung jawab moral. Nilai-nilai tersebut relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu guna membentuk karakter siswa yang disiplin, religius, dan beretika.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30