PERAN PASRAMAN KILAT DALAM MENINGKATKAN SRADHA DAN BHAKTI SISWA DI SMK NEGERI 1 GIANYAR (PERSPEKTIF ANTROPOLOGI AGAMA HINDU)

Penulis

  • wayan siska sari UNHI
  • Gede Bagus Wira Diputra Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Kadek Supadmini Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Made Nasib Mardika Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/gw.v13i1.5830

Kata Kunci:

pendidikan agama hindu, sradha dan bhakti, pasraman kilat, antropologi agama hindu

Abstrak

Masyarakat yang ingin memperdalam pengetahuan tentang Agama Hindu umumnya

melakukannya melalui pendidikan di Pasraman. Pasraman menjadi tempat pembinaan yang

diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih baik serta bermanfaat bagi keluarga dan

masyarakat. Di Bali Pasraman memiliki peran penting dalam membentuk generasi Hindu yang

berkualitas pada masa mendatang. Saat ini anak-anak dan remaja disibukkan oleh kegiatan

sekola, sehingga sebagian besar waktu mereka tersita untuk pendidikan formal. Untuk

memperkuat sradha dan bhakti mereka maka, Pemerintah Provinsi Bali menginisiasi kegiatan

yang dapat diintegrasikan ke dalam lingkungan sekolah, yaitu Pasraman Kilat. Penelitian ini

bertujuan untuk mengukur dan menilai peran Pasraman Kilat dalam meningkatkan sradha dan

bhakti siswa SMK Negeri 1 Gianyar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode

kualitatif melalui observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa

kegiatan Pasraman Kilat mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai ajaran Agama

Hindu secara lebih mendalam. Pemahaman tersebut berkontribusi pada peningkatan sradha dan

bhakti siswa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kegiatan Pasraman Kilat meliputi

pemberian praktek Mejejaitan, Tari Bali, dan Tabuh.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30