Pengenalan Pengenalan Huruf Dari Tepung Sebagai Stimulasi Literasi Pada Anak Usia Dini Di TK Prawidia Mambal Badung

Penulis

  • I Gde Suryawan UHN I Gusti Bagus Sugriwa
  • Ida Bagus Komang Sindu Putra Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Kata Kunci:

literasi dini, pengenalan huruf, bahan tepung, pembelajaran sensorik, anak usia dini

Abstrak

Literasi dini merupakan fondasi penting dalam perkembangan kemampuan bahasa dan kesiapan akademik anak usia dini. Salah satu aspek utama literasi dini adalah kemampuan mengenal huruf abjad yang perlu distimulasi melalui kegiatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahan tepung sebagai media pembelajaran dalam pengenalan huruf abjad serta dampaknya terhadap stimulasi literasi dini anak di TK Prawidia Kumara Mambal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 10 anak kelompok B dan 2 guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif terhadap aktivitas anak selama kegiatan pembelajaran, wawancara semi terstruktur dengan guru untuk mengetahui persepsi, manfaat, dan kendala pelaksanaan kegiatan, serta dokumentasi berupa foto, hasil karya anak, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan terhadap minat belajar, keterlibatan aktif, dan konsentrasi anak, serta mendukung perkembangan motorik halus dan kemampuan mengenal bentuk huruf. Anak menunjukkan antusiasme tinggi, keberanian mencoba, dan peningkatan jumlah huruf yang dikenali.

Referensi

Anggraini, D., & Sari, R. P. (2022). Pengaruh literasi awal terhadap kemampuan membaca anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 115–124.

Astuti, R., & Wulandari, S. (2023). Strategi pengembangan literasi dini melalui media pembelajaran kreatif di PAUD. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(1), 45–56.

Fauziah, N., & Ramadhani, A. (2021). Penggunaan media Labhur (labirin huruf) untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4–5 tahun. Jurnal PAUD, 5(2), 88–97.

Hidayati, N., & Putri, L. A. (2022). Pembelajaran literasi melalui media sensorik pasir dan plastisin pada anak usia dini. Jurnal Edukasi Anak, 4(1), 23–32.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Montessori, M. (1967). The absorbent mind. Holt, Rinehart and Winston.

National Association for the Education of Young Children. (2009). Developmentally appropriate practice in early childhood programs serving children from birth through age 8. NAEYC.

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Pica, R. (2006). Experiences in movement: Birth to age eight (3rd ed.). Delmar Learning.

Saracho, O. N., & Spodek, B. (2006). Young children’s literacy-related play. Early Child Development and Care, 176(7), 707–721.

https://doi.org/10.1080/03004430500056750

Sulistyawati, E. (2024). Stimulasi literasi dini pada anak usia prasekolah. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 1–10.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Whitehurst, G. J., & Lonigan, C. J. (1998). Child development and emergent literacy. Child Development, 69(3), 848–872.

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Suryawan, I. G. ., & Ida Bagus Komang Sindu Putra. (2026). Pengenalan Pengenalan Huruf Dari Tepung Sebagai Stimulasi Literasi Pada Anak Usia Dini Di TK Prawidia Mambal Badung. PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 21–28. Diambil dari https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/PW/article/view/6360