EKOTEOLOGI DALAM KONSEP TRI HITA KARANA: INOVASI GERBANG LILIN PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BANGLI
DOI:
https://doi.org/10.25078/anubhava.v6i1.5936Keywords:
Ecotheology, Tri Hita Karana, Environment, Gerbang Lilin, Ministry of ReligionAbstract
Bali nowadays faces growing environmental challenges, including resource strain, land degradation, and waste problems that affect ecosystems. In this context, ecotheology offers a relevant approach by integrating spiritual, social, and ecological values to promote harmony between human and nature. This study explores ecotheology within the Tri Hita Karana framework, analyzes its relevance to environmental conservation in Bali, and examines its application through Gerbang Lilin (Gerakan Kemenag Bangli Bersih dan Peduli Lingkungan) initiative, using a qualitative library research approach. This study finds that ecotheology in Balinese life reflects the Tri Hita Karana concept through ritual practices (parhyangan), social responsibility and ecological justice (pawongan), and environmental preservation (palemahan). Tri Hita Karana is normatively and practically relevant to environmental conservation, offering moral, social, and ecological guidance alligned with global ecotheology to support holistic and sustainable development. The implementation of ecotheology through Gerbang Lilin initiative at the Ministry of Religious Affairs Office in Bangli Regency includes tree planting, wildlife release during Tumpek Uye, cleaning movements of places of worship, waste segregation practices, organic waste management through biopores and modern teba, public outreach, and ecoenzym production for Lake Batur conservation. These actions are guided by the Tri Hita Karana concept, emphasizing environmental care as a shared spiritual responsibility (dharma) for sustainability.
References
A’yun, S. Q., All Habsy, B., & Nursalim, M. 2025. Model-model Penelitian Kualitatif: Literature Review. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2): 341-354.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali. 2025. Update Informasi Kejadian Bencana Pada 10 September 2025. Diakses dari https://bpbd.baliprov.go.id/article/3844/update-informasi-kejadian-bencana-pada-10-september-2025 [4 Oktober 2025].
Badan Pusat Statistik. 2025. Banyaknya Wisatawan Mancanegara Bulanan ke Bali Menurut Pintu Masuk (Orang). Diakses dari https://bali.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTA2IzI=/banyaknya-wisatawan-mancanegara-bulanan-ke-bali-menurut-pintu-masuk.html [24 September 2025].
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2023. Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali Tahun 2022–2023. Diakses dari https://bali.bps.go.id [24 September 2025].
Effendi, Dudy Imanuddin. 2025. Ekoteologi sebagai Basis Etika Lingkungan dalam Tradisi Agama dan Kearifan Lokal. Discussion Paper. Digilib UIN Sunan Gunung Djati. Diakses dari https://digilib.uinsgd.ac.id/126425/ [20 Desember 2025].
Elza, Pelia. 2025. Peran Agama dalam Membangun Kesadaran Ekologis. Jurnal Agama dan Humaniora, 1 (1): 27-34.
Fadli, Muhammad Rijal. 2021. Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1): 33-54.
Halawa, Iman Kristina. Situmorang, Anen Mangapul. 2024. Memelihara Bumi: Upaya Praktis Dalam Mengaplikasikan Nilai-nilai Ekoteologi Untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5 (2): 323-335.
Gaduh, Acyutananda Wayan. Hari, Harsananda. 2021. Teo-Ekologi Hindu Dalam Teks Lontar Sri Purana Tatwa. Jurnal Ilmu Agama, 4 (3): 426-441.
Kementerian Agama Kabupaten Bangli. 2024. Laporan Inovasi Gerbang Lilin (Gerakan Kemenag Bangli Bersih dan Peduli Lingkungan). Bangli. Kemenag Bangli.
Kementerian Lingkungan Hidup. 2025. Pemerintah Perkuat Pengawasan Lahan Pasca Banjir Bali: Peringatan Serius dari Krisis DAS Ayun. Diakses dari https://kemenlh.go.id/news/detail/pemerintah-perkuat-pengawasan-lahan-pasca-banjir-bali-peringatan-serius-dari-krisis-das-ayung#:~:text=Denpasar%2C%2013%20September%202025%20–%20Banjir,dukung%20lingkungan%20di%20Pulau%20Dewata [15 Desember 2025]
Kompas. 2023. Penurunan Muka Air Tanah di Bali Akibat Eksploitasi Berlebih. Diakses dari https://www.kompas.com [24 September 2025].
Kota Denpasar. 2025. Data Timbulan Sampah di Kota Denpasar Tahun. Diakses dari https://dota.denpasarkota.go.id/?page=Data-Detail&language=id&domian=dota.denpasarkota.go.id&data_id=1688367702 [24 September 2025].
Mali, Mateus. 2025. Ekoteologi Mempertanggungjawabkan Iman Yang Teologis. PT Kanisius. Jakarta.
McFague, Sallie. 2008. A New Climate for Theology: God, the World, and Global Warming. Minneapolis: Fortress Press.
Mongabay. 2025. Mengurai Penyebab Banjir Bandang Bali. Diakses dari https://mongabay.co.id/2025/09/14/mengurai-penyebab-banjir-bandang-bali/ [24 September 2025].
Ngabalin, Marthinus. 2020. Ekoteologi: Tinjauan Teologi Terhadap Keselamatan Lingkungan Hidup. Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 1 (2): 118-134.
Ningrum, Sansan Hastuti. Noviansyah, Rinaldi. Dewi, Anjelia Kusuma. 2025. Ekoteologi dan Sustainable Environment: Studi Peran Rumah Ibadah terhadap Konservasi Hutan Tropis Indonesia. Journal of Forest Management, 1(1): 33-53.
Paramita, Ida Bagus Gede. 2025. Integrasi Kearifan Lokal Tri Hita Karana Dalam Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan: Studi Kasus Desa Penglipuran, Bali. Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 6(1): 63-75.
Permana, I Dewa Gede Darma. 2024. Gerakan Pemasangan Biopori Untuk Pura Di Denpasar (Gempar) Sebagai Wujud Program Ekoteologi Hindu Versi KMHDI. Jurnal Studi Agama, 7(1): 86-102.
Provinsi Bali, Satu Data Indonesia. 2025. Data Timbulan Sampah Per Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Diakses dari https://balisatudata.baliprov.go.id/laporan/data-timbulan-sampah-per-kabupatenkota-di-provinsibali?district_id=&sub_district_id=&year=2021&month=&date= [3 Desember 2025].
Setiawan, Eko. 2022. Implementasi Konsep Tri Hita Karana Dalam Konservasi Taman Nasional Alas Purwo Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 14(2): 113-127.
Syahriyah, Ummi Ulfatus. Zahid, A. 2022. Konsep Memanusiakan Alam Dalam Kosmologi Tri Hita Karana. Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat, 6 (1): 1-23.
White, L. 1967. The Historical Roots of Our Ecologic Crisis. Science, 155(3767): 1203–1207.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anubhava: Jurnal Ilmu Komunikasi HIndu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Anubhava: Jurnal Komunikasi Hindu is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Permissions beyond the scope of this license may be available at Anubhava: Jurnal Ilmu Komunikasi





