Penguatan Literasi untuk Meningkatkan kemampuan Berbahasa Bali Siswa di SMP Cipta Dharma
Kata Kunci:
Kata kunci: Kemampuan Berbahasa Bali; Penguatan Literasi; Sekolah Menengah PertamaAbstrak
Bahasa daerah atau bahasa regional adalah bahasa yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu wilayah tertentu di sebuah negara berdaulat, seperti wilayah adat, negara bagian federal, provinsi, atau teritori. Bahasa daerah berfungsi sebagai alat komunikasi dan menjadi penanda identitas suatu daerah. Namun, pada era globalisasi, Bahasa Bali menghadapi berbagai tantangan dalam upaya pelestariannya, terutama akibat dominasi bahasa nasional dan bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari. Menyadari kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Bali menetapkan berbagai kebijakan untuk melestarikan Bahasa Bali, salah satunya melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagaimana tercantum dalam Pasal 1.SMP Cipta Dharma merupakan salah satu sekolah menengah pertama swasta di Bali. Sebagai sekolah yang berada di Bali, SMP Cipta Dharma turut berperan dalam pelestarian Bahasa Bali melalui penerapan berbagai pendekatan dalam pembelajaran Bahasa Bali sebagai mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana penerapan kurikulum serta pelaksanaan pembelajaran Bahasa Bali di sekolah tersebut.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi menjadi pendekatan utama dalam pembelajaran Bahasa Bali di SMP Cipta Dharma, yang didukung oleh penggunaan berbagai metode, strategi, serta media pembelajaran yang menarik. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan pemahaman sekaligus minat siswa dalam mempelajari Bahasa Bali.





