Ajaran Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) Dalam Upaya Membentuk Karakter dan Jiwa Leadership Remaja

Penulis

  • I Komang Putra Yasa Wirawan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Kata Kunci:

Karakter, Kepemimpinan Hindu, Nitisastra, Asta Brata, Tri Guru

Abstrak

Degradasi moral memunculkan keraguan dalam memberikan ruang remaja untuk memimpin sehingga menimbulkan adanya asumsi bahwa kredibilitas remaja sebagai pemimpin muda perlu dipertanyakan. Dengan pembelajaran kepemimpinan diharapkan remaja lebih mampu mengontrol diri sebagai jalan untuk menjadi pemimpin muda yang kompeten. Adapun metode yang digunakan dalam dalam mengkaji bahasan ialah studi Pustaka. Pustaka yang digunakan merupakan Pustaka yang memiliki keterkaitan dengan topik yang sedang dibahas. Salah satu ajaran kepemimpinan yang dapat dijadian acuan adalah Asta Brata. Ajaran Asta Brata merupakan delapan seni kepemimpinan Hindu yang merujuk pada Dewa-Dewa Hindu. Adapun dampak yang diberikan ajaran kepemimpinan terhadap kehidupan remaja, utamanya dalam kehidupan sosial masyarakat, antara lain memiliki kecerdasan emosional dan mampu mengendalikan diri, mampu mengambil keputusan yang matang sesuai keadaan, dan mampu disegani dan dipercaya oleh masyarakat luas. Sebagai upaya dalam membina jiwa kepemimpinan pada remaja, Tri Guru mempunyai peranan yang sangat penting. Tri Guru atau Tri Kang Sinanggeh Guru inilah yang nantinya akan berinteraksi langsung dengan sang anak. Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh Tri Kang Sinanggeh Guru, antara lain: menjadi tauladan, menjalin kedekatan dengan anak, bersikap adil, dan meninggalkan Pendidikan kolonial.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29

Cara Mengutip

I Komang Putra Yasa Wirawan. (2026). Ajaran Kepemimpinan Hindu (Asta Brata) Dalam Upaya Membentuk Karakter dan Jiwa Leadership Remaja. UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, 7(1), 87–97. Diambil dari https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/UP/article/view/5859