Pelatihan Bahasa Inggris untuk Pemandu Lokal Menuju Penarungan Desa Sejuta Pesona
DOI:
https://doi.org/10.25078/sevanam.v4i1.4728Kata Kunci:
pelatihan, ujaran, pemandu lokal, desa wisataAbstrak
Pengabdian masyarakat merupakan satu dari dharma perguruan tinggi sebagai sumbangsih solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di desa wisata Penarungan Badung untuk mewujudkan harapan desa sejuta pesona. Akan tetapi, permasalahan yang dihadapi diantaranya keterbatasan penguasaan Bahasa Inggris di kalangan pemandu lokal. Hal itu terjadi karena pelibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata belum didasarkan atas kompetensi. Peserta pelatihan adalah pemandu wisata lokal yang dilibatkan dalam berbagai kegiatan atau atraksi di obyek wisata. Sarana pelatihan meliputi materi ppt, materi cetak dan softcopy dan dilaksanakan dengan teknik partisipatif dimana narasumber memberikan contoh dan panduan untuk diikuti peserta baik berupa ujaran, gerak tubuh maupun simulasi kepemanduan lainnya. Pelatihan dipilah atas persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dengan rentang materi satu siklus kepemanduan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan Bahasa Inggris bagi pemandu lokal desa wisata Penarungan berjalan efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta. Hal itu tercapai karena pelatihan memuat gambaran satu siklus kepemanduan sejak penyambutan tamu, memperkenalkan diri, mengantar tamu melihat atraksi, menjelaskan keunikan atraksi dan obyek yang dikunjungi hingga wisatawan meninggalkan destinasi. Materi pelatihan diyakini relevan karena dapat diaplikasikan di lapangan manakala memandu wisatawan. Peserta dibekali berbagai contoh ujaran dalam bentuk soft copy dan cetak dengan tujuan mendorong kepercayaan diri berbicara dalam Bahasa Inggris.Unduhan
Referensi
Anggreni dkk. (2021). “Pelatihan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Talks as Transaction bagi Masyarakat Desa Wisata Kaba Kaba Kediri Tabanan” dalam Resiliensi UMKM dan Desa Wisata di Kabupaten Tabanan pada Masa Pandemi Covid 19. Bogor: Mitra Wacana Media.
Anggreni, Y. (2015). Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Talks as Transaction melalui Guided Conversation pada Mahasiswa Perhotelan, STIPAR Triatma Jaya, Bali. Udayana University. Bali.
Brown, G., Anderson, A., Shilcock, R., & Yule, G. (1994). Teaching Talk: Strategies for Production and Assessment. Cambridge: Cambridge University Press.
Brown, D. (2000). Principles of Language Learning and Teaching. 4th Ed. New York: Longman.
Canale, M & Swin, M. (1980). Theoritical Base of Communication Approaches to Second Language Teaching and Testing. Applied Linguistics, 1:1:47.
Gustiana, R., Hidayat, T. and Fauzi, A. (2022) Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Suatu Kajian Literatur Review Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia), JEMSI:Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 3(6), pp. 657–666. Available at: https://dinastirev.org/JEMSI/article/view/1107/670.
Hanafiah, Wardah dkk. (2012). Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui Teknik Role Play. Jakarta: Politeknik Negeri Jakarta.
Kusumaningsih, Citra. (2012). The effectiveness of Communicative Group Activity in Teaching Speaking Viewed on Students’Risk Taking. (An Experimental Study at The Second Semester Students of STKIP Pontianak at Academik Year 2011/2012. Pontianak.
MacDonald, R., & Jolliffe, L., (2003). Cultural Rural Tourism: Evidence from Canada. Annals of Tourism Research, 30(2), 307-322. http://doi.org/10.1016/ S0160-7383(02)00061-0.
Mekarini,W. (2021). “Story Telling sebagai Pembentuk Kesan Melekat: Studi Kasus pada DTW Tanah Lot Tabanan Bali” dalam Resiliensi UMKM dan Desa Wisata di Kabupaten Tabanan pada Masa Pandemi Covid 19. Bogor: Mitra Wacana Media.
Oka, I Made, Sudiarta, Darmayanti, (2021). Warisan Cagar Budaya sebagai ikon Desa Wisata Kaba Kaba, Kabupaten Tabanan, Bali. Politeknik Negeri Bali.
Sahara dkk. (2024). Menggali Pesona Desa Wisata. ISBN 978-623-115-584.9 Penerbit NEM Pekalongan Jawa Tengah.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.