PASANGAN SEBAGAI RUANG BELAJAR: PERTUKARAN MAKNA EMPATI DAN NILAI SPIRITUAL DALAM PRAKTIK KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Penulis

  • Ni Ketut Muliani SMP Negeri 2 TABANAN

Kata Kunci:

komunikasi interpersonal, pasangan, pertukaran makna, nilai spiritual, ruang belajar

Abstrak

Dalam konteks hubungan manusia modern, pasangan tidak semata-mata berfungsi sebagai entitas emosional, tetapi juga sebagai ruang dinamis untuk mempelajari bentuk-bentuk komunikasi interpersonal yang kompleks. Relasi pasangan menjadi arena pertukaran makna, tempat nilai-nilai empati, spiritualitas, dan refleksi diri diuji sekaligus dikonstruksi secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pasangan mempraktikkan komunikasi interpersonal sebagai proses pembelajaran sosial dan spiritual yang membentuk makna hidup bersama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam perspektif fenomenologi komunikasi interpersonal, penelitian ini menekankan pengalaman subjektif pasangan dalam menafsirkan dinamika hubungan mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pasangan yang telah menjalin hubungan jangka panjang serta observasi terhadap interaksi keseharian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan berfungsi sebagai ruang simbolik bagi proses belajar yang berkelanjutan. Melalui komunikasi sehari-hari, mereka membangun kesadaran bersama dalam tiga dimensi utama: (1) pertukaran makna yang menumbuhkan pemahaman terhadap pengalaman dan emosi masing-masing, (2) empati sebagai jembatan emosional dalam mengelola perbedaan, dan (3) nilai-nilai spiritual sebagai landasan etis serta sumber keseimbangan relasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi pasangan berfungsi sebagai praktik reflektif dan spiritual, di mana individu belajar mengenali diri dan mencapai kesadaran transendental melalui kehadiran orang lain.

Referensi

Gudykunst, W. B., & Kim, Y. Y. (2017). Communicating with strangers: An approach to intercultural communication (5th ed.). New York, NY: Routledge.

Knapp, M. L., Vangelisti, A. L., & Caughlin, J. P. (2014). Interpersonal communication and human relationships (7th ed.). Boston, MA: Pearson.

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of human communication (10th ed.). Long Grove, IL: Waveland Press.

Neff, L. A., & Karney, B. R. (2017). Empathy and relationship maintenance: The role of emotional understanding in romantic relationships. Journal of Social and Personal Relationships, 34(8), 1179–1199.

Rogers, C. R. (1995). A way of being. Boston, MA: Houghton Mifflin.

Wilcox, S., & Noller, P. (2018). Spirituality, forgiveness, and relationship satisfaction among married couples. Journal of Family Communication, 18(3), 235–249.

Berger, C. R., & Calabrese, R. J. (1975). Some explorations in initial interaction and beyond: Toward a developmental theory of interpersonal communication. Human Communication Research, 1(2), 99–112.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Budiasa, I Made. 2018. “Representasi Wacana Tanpa Kekerasan Di Cybermedia Dalam Praksis Budaya Hindu-Bali: A Critical Discourse Analysis.” VIDYA SAMHITA: Jurnal Penelitian Agama 4 (2). https://ejournal.ihdn.ac.id/index.php/vs/article/view/2322.

Fromm, E. (1956). The art of loving. Harper & Row.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. New York, NY: Bantam Books.

Gudykunst, W. B., & Kim, Y. Y. (2017). Communicating with strangers: An approach to intercultural communication (5th ed.). Routledge.

Knapp, M. L., Vangelisti, A. L., & Caughlin, J. P. (2014). Interpersonal communication and human relationships (7th ed.). Pearson.

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of human communication (10th ed.). Waveland Press.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications.

Watzlawick, P., Beavin, J. H., & Jackson, D. D. (1967). Pragmatics of human communication: A study of interactional patterns, pathologies, and paradoxes. W. W. Norton.

Diterbitkan

30-05-2025

Cara Mengutip

Ni Ketut Muliani. (2025). PASANGAN SEBAGAI RUANG BELAJAR: PERTUKARAN MAKNA EMPATI DAN NILAI SPIRITUAL DALAM PRAKTIK KOMUNIKASI INTERPERSONAL. Jurnal Kajian Komunikasi Budaya (Journal of Cultural Communication Studies), 2(02), 159–170. Diambil dari https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/JKKB/article/view/5718