KEKUATAN SATYAGRAHA SEBAGAI KOMUNIKASI NIRKEKERASAN: TELAAH KONSEPSI MANUSIA IDEAL MAHATMA GANDHI

Penulis

  • Ni Luh Ayu Badra Purwa Ningsih Penulis

Kata Kunci:

Gandhi, Konsep Manusia, Masyarakat, Relasi

Abstrak

Berbagai persoalan sosial, baik antar individu, kelompok, maupun agama, seringkali tidak dapat diselesaikan melalui dialog dan justru berujung pada bentuk kekerasan verbal maupun nonverbal. Situasi ini mendorong munculnya gerakan sosial antikekerasan, salah satunya yang dipelopori oleh Mahatma Gandhi. Gandhi merupakan tokoh humanis yang konsisten memperjuangkan perlawanan terhadap imperialisme melalui prinsip nir-kekerasan (ahimsa) dan kekuatan kebenaran (satyagraha). Artikel ini bertujuan menganalisis gagasan Gandhi mengenai manusia ideal dan hubungannya dengan pembentukan masyarakat nir-kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu mengkaji karya otobiografi, tulisan Gandhi, serta literatur relevan untuk menafsirkan pemikiran dan praktik kemanusiaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa manusia ideal menurut Gandhi adalah satyagrahi, yakni individu yang mampu menguasai diri, menjunjung cinta kasih, serta mempraktikkan kebenaran dalam tindakan sosial. Konsepsi ini tidak hanya membentuk pribadi yang bermoral, tetapi juga mengarah pada terwujudnya masyarakat yang damai dan manusiawi.

Referensi

Gandhi, M. K. 1978. A Story of My Experiments with Truth, terj. Gedong Bagus Oka. Bali. Yayasan Bali Santi Sena.

Gandhi, M. K. 1979. The Story of My Experiment with Truth. Ahmedabad: Navajivan Publishing House.

Gandhi, M.K. 1951. Toward Non-violence Socialism. Ahmedabab: Navajivan Publishing House.

Gandhi, M.K. 1953. Toward New Education. Ahmedabad: Navajivan Publishing House.

Gandhi, M.K. 1956. Satyagraha. Ahmedabad: Navajivan Publishing House.

Gandhi, M.K. 1981. Gandhi sebuah Otobiografi, Kisah Eksperimen-eksperimenku dalam Mencari Kebenaran, terj. Gedong Bagus Oka. Jakarta: Sinar Harapan.

Gandhi, M.K. 1988. Semua Manusia Bersaudara, Kehidupan dan Gagasan Mahatma Gandhi Sebagaimana Diceritakannya Sendiri, terj. Kustiniyati Moctar. Jakarta: Obor dan Gramedia.

Budiasa, I Made. 2018. “Representasi Wacana Tanpa Kekerasan di Cybermedia dalam Praksis Budaya Hindu-Bali: A Critical Discourse Analysis.” VIDYA SAMHITA: Jurnal Penelitian Agama 4 (2). https://ejournal.ihdn.ac.id/index.php/vs/article/view/2322.

Budiasa, I. M. (2016). Tindakan Komunikatif Komunitas Veda Phosana Ashram Badung dalam Ritual Agnihotra. VIDYA SAMHITA: Jurnal Penelitian Agama, 2(2).

Merton, Thomas. 1992. Gandhi tentang Pantang Kekerasan. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia.

Muhni, Djuretna Ali Imam. 1996. Manusia Menurut Ortega Y. Gasset. Jurnal Filsafat, 28-33.

Suwantana, I. G. 2007. Mahatma Gandhi. Jakarta: Ganeca Press.

Wegig, R. Wahana. 1986. Dimensi Etis Ajaran Gandhi. Yogyakarta: Kanisius.

Diterbitkan

30-10-2025

Cara Mengutip

Ni Luh Ayu Badra Purwa Ningsih. (2025). KEKUATAN SATYAGRAHA SEBAGAI KOMUNIKASI NIRKEKERASAN: TELAAH KONSEPSI MANUSIA IDEAL MAHATMA GANDHI. Jurnal Kajian Komunikasi Budaya (Journal of Cultural Communication Studies), 2(02), 182–189. Diambil dari https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/JKKB/article/view/5702
Abstrak viewed = 48 times