KEBERADAAN FOLKLOR JAYAPRANA LAYONSARI DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA DI BULELENG BARAT

Penulis

  • Putu Agita Hary Devianti IAHN Mpu Kuturan
  • Made Novita Dwi Lestari IAHN Mpu Kuturan

DOI:

https://doi.org/10.25078/pariwisata.v11i1.6376

Kata Kunci:

folklor, Jayaprana Layonsari, pariwisata budaya, kearifan lokal, Buleleng Barat.

Abstrak

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan warisan budaya tak benda, salah satunya folklor yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi folklor Jayaprana Layonsari serta kontribusinya dalam meningkatkan pariwisata berbasis budaya di Buleleng Barat, Bali. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi di kawasan Pura Jayaprana, Teluk Terima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa folklor Jayaprana Layonsari masih hidup dalam memori kolektif masyarakat dan telah mengalami transformasi dari tradisi lisan menjadi daya tarik wisata budaya. Cerita ini mengandung nilai kearifan lokal seperti kesetiaan (satya), pengorbanan, kritik terhadap penyalahgunaan kekuasaan, serta konsep keseimbangan kosmis dalam ajaran Hindu Bali. Transformasi folklor menjadi destinasi wisata diwujudkan melalui sakralisasi ruang, penguatan narasi interpretatif, serta pementasan seni pertunjukan. Keberadaan folklor ini berkontribusi terhadap penguatan identitas destinasi, diversifikasi produk wisata, pemberdayaan masyarakat lokal, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan demikian, folklor Jayaprana Layonsari tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya tak benda, tetapi juga sebagai strategi pengembangan pariwisata berbasis identitas lokal di Buleleng Barat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amalia, R., Lubis, D. F., & Bowo, T. A. (2025). Literary Tourism Studies in Folklore at Tourist Attractions in Bangka Island. Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature), 9(3), 641-653. https://doi.org/10.33019/lire.v9i3.540

Ardika, I Wayan, et al. 2013. Sejarah Bali dari Prasejarah hingga Modern. Denpasar: Udayana University Press.

Bascom, W. R. (1965). The Forms of Folklore: Prose Narratives.

Danandjaja, James. 1986. Folklor Indonesia Ilmu Gosip dan Dongeng. Jakarta: Graffiti Press.

Danesi, Marcel. 2012. Pesan, Tanda, dan Makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Dharmojo, dkk. 1998. Sastra Lisan Ekagi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Endraswara, Suwardi. 2009. Metodologi Penelitian Folklor. Yogyakarta: Med-­‐ press.

Mahagangga, I., Wiranatha, A. S., Sunarta, I. N., & Anom, I. P. (2025). Traditional myth and culture tourism in Bali. International Journal of Tourism & Hospitality in Asia Pasific, 8(1), 141-160.

McKercher, B., & du Cros, H. (2002). Cultural Tourism: The Partnership Between Tourism and Cultural Heritage Management.

Moleong, Lexy J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pratiwi, D, P., Firmansyah O., Gayatri, S., Hawa, A, M., Nuhajir, A. (2024). Berwisata Karena Cerita: Strategi Branding Cerita Rakyat Terhadap Destinasi Wisata di Sumatera Barat Indonesia. BAHASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 8(2), 112-123

Precillia, M. (2024). Peran Folklor dalam Pembentukan dan Pemeliharaan Identitas Budaya Masyarakat Kumun Debai: Sebuah Analisis Etnografis. Jurnal Sendratasik. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/sendratasik/article/view/129217

Richards, G. (1996). Cultural Tourism in Europe.

Soebandi, Ktut. t.th. Sejarah Pembangun an Pura-­‐Pura di Bali. Denpasar: CV. Kayumas Agung.

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suseno, Franz Magnis. 1987. Etika dasar Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.

UNESCO. (2003). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage

Diterbitkan

2026-03-17

Cara Mengutip

Devianti, P. A. H. ., & Lestari, M. N. D. . (2026). KEBERADAAN FOLKLOR JAYAPRANA LAYONSARI DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA DI BULELENG BARAT. Jurnal Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, 11(1), 52–59. https://doi.org/10.25078/pariwisata.v11i1.6376

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.