P Pura Bukit Durga Kutri Suatu Analisis Pendidikan Agama Hindu
DOI:
https://doi.org/10.25078/japam.v3i01.811Kata Kunci:
Bukit Durga Kutri, Temple, Education, Hindu ReligionAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) sejarah berdirinya Pura Bukit Durga Kutri di Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar (2) Kedudukan Pura Bukit Durga Kutri di Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar, Bali, (3) Fungsi Pura Bukit Durga Kutri jika ditinjau dari segi pendidikan agama Hindu . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Teori Fungsional Struktural ini relevan digunakan dalam menganalisis pendidikan agama Hindu yang terdapat pada Pura Durga Kutri, 2) Teori Sistem Sosial pada Pura Bukit Durga Kutri sebagai tempat dalam menyelenggarakan kegiatan ritual yang menghubungkan manusia dengan Ida Sang Hyang Widhi adalah suatu bentuk solidaritas kerjasama yang tidak bisa dilakukan secara individu akan tetapi harus didasarkan kerjasama secara menyeluruh, 3) Teori Simbol yang terkait dengan realitas sakral dan oposisi Biner sangatlah relevan, jika dihubungkan dengan kajian pendidikan agama Hindu yang ada pada Pura Bukit Durga Kutri. Informan dipilih menggunakan teknik bola salju. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dan tahap terakhir adalah penyajian hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah berdirinya Pura Bukit Durga Kutri di Desa Buruan berkaitan erat dengan kedatangan permaisuri Raja Udayana yang bernama Ratu Gunapriyadharmapatni dari Jawa. Kedudukan Pura Bukit Durga Kutri menjadi salah satu pura penting dalam sejarah peradaban Bali di masa lalu. Pura ini diduga sebagai Padharman dari Ratu Gunapriyadharmapatni atau Mahendradatta. Mengacu kepada fungsi edukasi dari sebuah pura, Pura Bukit Durga Kutri memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber belajar yang dapat dipakai terutama dalam pembelajaran sejarah perkembangan agama Hindu di Bali serta pengaruh budaya dan agama Hindu dari Jawa dan India. Pura Bukit Durga Kutri memiliki tinggalan berupa arca yang cukup banyak, antara lain Arca Durgamahissasuramardini, Arca Bersila, Arca Bhatara, Arca Buddha, Arca Anjali Mudra, Arca Gedong Daha/Doho. Melihat dari adanya arca Budha pada sebuah Pura di Bali dapat kita analisis bahwa kehidupan masyarakat yang berbeda agama pada masa lalu saling berdampingan dan bisa menghormati satu sama lain.
Keywords: Pura Bukit Durga Kutri, Pendidikan, Agama Hindu
Referensi
Ardika, I Wayan. 2013. Sejarah Bali: dari prasejarah hingga modern. Denpasar: Udayana University Press.
Duwijo dan Darta, I Ketut. 2014. Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Balitbang Kemdikbud.
Nasikun. 2004. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Putra, I Dewa Gede. 2012. Mengenal Pura Bukit Dharma Durga Kutri Gianyar. Denpasar : Balebengong
Rusadi, Nata. 2015. 4 Jenis Pura Berdasarkan Katagori yang ada di Bali. Kabardewata.com.
Tim Penyusun. 2012. Profil Pura Kahyangan Jagat di Bali Edisi 1. Denpasar: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Udayana bekerja sama dengan Udayana University Press
Wiana. 2006. Pura Bukit Darma di Kutri. Balipost



