About the Journal

Tentang JAPAM

JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) merupakan jurnal ilmiah yang memiliki misi memperluas kajian bidang pendidikan agama sebagai referensi dalam mewujudkan pendidikan agama yang moderat. Penguatan pendidikan agama penting untuk dioptimalkan, tidak hanya di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal saja, tetapi juga melalui kajian-kajian ilmiah hasil penelitian maupun hasil pemikiran yang mengacu pada kaidah-kaidah ilmiah. Tujuannya adalah untuk menjadikan pendidikan agama sebagai landasan dalam mewujudkan masyarakat religius, bermartabat, cerdas, humanis dan berwawasan multukultural.

 

Fokus dan Ruang Lingkup

JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) diterbitkan oleh Program Studi Magister Dharma Acarya Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dan didedikasikan untuk mengembangkan keilmuan bidang pendidikan agama, menyebarluaskan ide, gagasan positif yang mendukung penguatan pendidikan agama.

 

Proses Peer Review

Kebijakan Review Jurnal Pendidikan Agama adalah :
  1. Setiap naskah yang masuk akan dilakukan proses review oleh reviewer.
  2. Proses Review menggunakan Blind Review, artinya reviewer tidak mengetahui indentitas penulis, dan penulis pun tidak mengetahui identitas reviewer.
  3. Dalam proses review, reviewer memberi pertimbangan terkait dengan kesesuaian antara judul, abstrak, pembahasan (hasil temuan) dan kesimpulan. Selain itu reviewer juga memberi pertimbangan terkait dengan kebaruan, dampak ilmiah dan referensi yang digunakan.
  4. Setiap naskah yang dipublikasikan tidak dipungut biaya (gratis)

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Etika Publikasi

Etika publikasi dalam JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) mengacu pada COPE. Pernyataan kode etik ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah ini yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan penulis (author). Kode Etika Publikasi Ilmiah pada intinya menjunjung tiga nilai etika dalam publikasi, yaitu (i) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi; (ii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang; dan (iii) Kejujuran, yakni bebas dari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme dalam publikasi.

Tanggung Jawab Penerbit

Penerbit Jurnal Pendidikan Agama bertanggungjawab menerbitkan naskah  yang setelah melalui proses editing, penelaahan, dan layout sesuai dengan kaidah penerbitan Jurnal Ilmiah. Penerbit Jurnal Pendidikan Agama bertanggungjawab menjamin kebebasan akademik bagi para editor dan Mitrabestari dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Penerbit Jurnal Pendidikan Agama bertanggungjawab menjaga privasi dan melindungi kekayaan intelektual dan hak cipta, dan kebebasan editorial.

Tanggung Jawab Editor

Editor Jurnal Pendidikan Agama bertanggungjawab dalam memutuskan naskah  yang layak dipublikasikan melalui rapat dewan editor yang mengacu pada persyaratan hukum yang berlaku mengenai pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme. Dalam proses penelaahan dan penerimaan naskah, tim editor JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) berasaskan pada asas kesamaan perlakuan dalam pengambilan keputusan untuk mempublikasi naskah dengan tidak membedakan ras, jenis kelamin, agama, etnis, kewarganegaraan, atau ideologi politik penulis. Editor dan tim editorial Jurnal Pendidikan Agama tidak akan mengungkapkan setiap informasi tentang naskah atau naskah  yang masuk kecuali atas izin penulisnya. Naskah yang tidak diterbitkan tidak akan digunakan oleh penelitian editor Jurnal Pendidikan Agama untuk kepentingannya sendiri dan akan dikembalikan langsung kepada penulisnya.

Tanggung Jawab Mitrabestari

Mitra bestari JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) membantu editor dalam membuat keputusan editorial terhadap naskah/naskah  yang masuk Mitrabestari Jurnal Pendidikan Agama bertanggungjawab terhadap rekomendasi naskah yang ditelaahnya. Telaah  naskah dilakukan secara obyektif, dan didukung oleh argumentasi yang jelas. Mitrabestari Jurnal Pendidikan Agama bertanggungjawab terhadap kutipan, referensi, duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme atas naskah  yang ditelaahnya. Mitrabestari Jurnal Pendidikan Agama harus selalu menjaga kerahasiaan informasi dan tidak menggunakan informasi dari naskah yang ditelaahnya untuk keuntungan/kepentingan pribadi.

Tanggung Jawab Penulis

Penulis harus menyajikan naskah  hasil pemikiran atau penelitiannya secara jelas, jujur, dan tanpa duplikasi, fabrikasi data, falsifikasi data dan plagiarisme. Penulis bertanggungjawab atas konfirmasi yang diajukan atas naskah  yang telah ditulis. Penulis harus menunjukkan rujukan dari pendapat dan karya orang lain yang dikutip Penulis harus menulis naskah secara etis, jujur dan bertanggung jawab, sesuai dengan peraturan penulisan ilmiah yang berlaku. Penulis tidak berkeberatan jika naskahnya mengalami penyuntingan pada proses penelaahan dan layout tanpa mengubah subtansi atau ide pokok dari tulisan.
 

Author Fees

Penerbitan artikel di JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) tidak dipungut biaya.

 

Copyright Notice

Author(s) who publish article in JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama), agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under license   Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.