Penerapan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam Penguatan Karakter Disiplin dan Aktivitas Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.25078/japam.v5i1.4532Kata Kunci:
Model problem based learning, Karakter disiplin, Aktivitas belajarAbstrak
Proses pembelajaran Agama Hindu di kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita masih menerapkan metode pembelajaran konvensional dan belum bervariasi, sehingga melemahkan karakter disiplin dan keaktifan siswa dalam belajar. Pembelajaran masih terpaku kepada buku teks yaitu hanya hafalan konsep-konsep saja. Proses pembelajaran belum mengorientasikan siswa pada masalah yang riil, kegiatan belajar belum dilaksanakan secara berkelompok sehingga tidak mengarahkan aktivitas untuk bekerjasama sehingga belum mencerminkan aktivitas belajar yang berpusat pada peserta didik. Salah satu hal untuk mengantisipasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang inovatif seperti model pembelajaran problem based learning. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Mengapa penerapan model Problem based learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu penting dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan?; (2) Bagaimanakah proses Model Problem based learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan?; (3) Kendala apa sajakah yang dihadapi guru dalam menerapkan Model Problem based learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar Siswa kelas V UPT SD Negeri 1 Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan?.
Teori yang digunakan menganalisis masalah adalah Teori Belajar Konstruktivisme dari Lev. Vygotsky, Teori Belajar Bermakna dari David Ausubel dan Teori Perkembangan Kognitif dari Jean Piaget. Data dikumpulkan dengan teknik observasi nonpartisipatif, wawancara secara langsung, dan studi dokumen. Sumber data penelitian menggunakan sumber data primer yaitu kepala sekolah, Guru Agama Hindu, Siswa serta informan lain yang dianggap mengetahui tentang lokus penelitian. Informan dijaring dengan purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan prosedur reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/ verifikasi.
Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa terjadi penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar siswa kelas V dengan melihat (1) faktor yang menjadi alasan pentingnya penerapan problem based learning pada pembelajaran agama Hindu dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar; (2) proses penerapan model problem based learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar; (3) kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan model problem based learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dalam penguatan karakter disiplin dan aktivitas belajar siswa.



