TANTANGAN DAN STRATEGI PENERAPAN PEMBELAJARAN ABAD 21 PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI UPT SD NEGERI 5 AMPARITA
DOI:
https://doi.org/10.25078/japam.v5i1.4531Kata Kunci:
Pembelajaran Abad 21; Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti; Keterampilan 4 CAbstrak
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran menjadi tuntutan
perkembangan dan kemajuan zaman yang semakin modern saat ini. Pendidikan di Indonesia harus
mampu terus berbenah dalam menyesuaikan diri dari derasnya perkembangan era globalisasi saat
ini.Guru sebagai agen pembaharuan sekaligus sebagai ujung tombak dalam mewujudkan tujuan
pendidikan nasional haruslah terus mengembangkan segala kemampuan dan kompetensinya dalam
merancang dan melaksanakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Guru di Indonesia saat
ini haruslah terus berusaha sekuat tenaga untuk menciptakan peserta didik yang kreatif, inovatif, dan
kompetitif. Untuk itu, diperlukan strategi penerapan pembelajaran Abad 21yang diharapkan mampu
menggali dan meningkatkan keterampilan 4C peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
memberikan gambaran terkait tantangan dan strategi yang tepat digunakan dalam menerapkan
pembelajaran Abad 21 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di UPT SD
Negeri 5 Amparita. Penelitian ini merupakan peneltian kualitatif dengan teknik pengumpulan data
dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1)
adanya tantangan dalam penerapan pembelajaran Abad 21 baik tantangan secara internal maupun
secara eksternal, (2) untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang tepat dalam upaya
penerapan pembelajaran Abad 21 di UPT SD Negeri 5 Amparita. Pembelajaran Abad 21 sangat
penting untuk diterapkan di UPT SD Negeri 5 Amparita karena selain menjadi tuntutan dari
perkembangan di era globalisasi, juga karena sejalan dengan visi dan misi sekolah dalam menciptakan
peserta didik yang komunikatif, kreatif dan inovatif, berpikir kritis, serta mampu bekerja sama.



