MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK BERBASIS BUDAYA DALAM PENDIDIKAN AGAMA HINDU
MEMBENTUK KARAKTER BERBASIS BUDAYA
DOI:
https://doi.org/10.25078/japam.v3i01.2134Kata Kunci:
Pendidikan Karakter, Pendidikan Agama Hindu, Peserta Didik.Abstrak
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di abad 21 ini berarti perubahan lingkungan yang mempengaruhi pendidikan akan semakin dominan. Dengan kata lain, pengembangan dan pembentukan kepribadian memerlukan pengembangan keteladanan untuk diwariskan, dijalankan dan diperkuat secara konsisten, serta disertai dengan nilai-nilai luhur, melalui proses pembelajaran, pelatihan, dan pembiasaan jangka panjang yang berkesinambungan. Oleh karena itu, pendidikan Hindu dapat menjadi sarana normatif untuk mendidik seluruh kepribadian peserta didik modern melalui kearifan lokal yang memotivasi anak.
Pendidikan penting muncul dari jalinan unsur pendidikan agama Hindu dan pembelajaran budaya adalah bahwa pendidikan agama Hindu tidak kaku untuk berubah, sebagaimana tidak ada pendidikan dan budaya yang tidak berubah. Pendidikan agama Hindu juga diarahkan untuk membangun kualitas mental pribadi peserta didik yang cerdas, terampil dan memiliki sikap keberagamaan, peka terhadap perubahan perilaku di masyarakat, komitmen terhadap nilai-nilai dan prinsip-prinsip hidup secara harmonis dan kreatif dalam masyarakat yang pluralistk, kepedulian terhadap lingkungan dan berkarya sesuai dengan swadarmanya.
Referensi
Arsa, A. (2016). Peran Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Membangun Nilai Karakter Siswa Melalui Implementasi Tri Hita Karana. Denpasar: HDN.
Atmajda, I. (2001). Pendidikan Karakter Bangsa. Singaraja: Undhiksa.
Budiman, & Manneke. (2003, Desember 18-20). 'Jati Diri Budaya Dalam Masyarakat Multikultural'. In Makalah Seminar Pendidikan Multikultur dan Revitalisasi Hukum Adat dalam Perspektif Budaya. diselenggarakan Dep. Kebudayaan Pariwisata, Bogor.
Dantes, & dkk. (2020). Wawasan Kependidikan . Depok: Raja Grafindo.
Dharma, D., & Tengah, K. (n.d.). Peran Pendidikan Agama Hindu Dalam Membentuk Kepribadian Siswa.
Lickona, T. (1992). Educating for Character. Jakarta: Bumi Aksara.
Listia, & dkk. (2007). Problematika Pendidikan Agama di Sekolah. Yogyakarta: Institut Dian.
Pandit, B. (2005). Pemikiran Hindu Pokok-pokok Pemikiran Agama Hindu dan Filsafatnya. Surabaya: Paramita.
Pratiwi, N. (2018). Peran Pendidikan Agama Hindu Dalam Membentuk Kepribadian Siswa. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 5(2).
Sarniasih, N., & Aryana, I. (2020). Peran Pendidikan Agama Hindu Dalam Membentuk Karakter Siswa. Sang Acharya: Jurnal Profesi Guru, 1(2), 83-91.
Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suharjito, D. (n.d.). Pengantar Metodologi Penelitian. IPB Press.
Sukadi. (2011). Peran Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Pembelajaran Agama. Makalah Seminar di Pascasarjana IHD Negeri Denpasar, Tidak diterbitkan.
Suparlan, P. (2023). 'Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural'. In Makalah dalam Seminar Pendidikan Multikultural dan Revitalisasi Hukum Adat dalam Perspektif Budaya. Bogor: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Tanu, I. K. (2008). Isu-isu Kontemporer Pendidikan Agama Hindu di Sekolah Dasar (Perspektif Kritis Culture Studies). Denpasar: Sari Khayangan Indonesia.
Titib, I. M. (2003). Teologi dan Simbol-simbol dalam Agama Hindu. Surabaya: Paramita.
Wentas, R. (2019). Pendidikan Agama Hindu Berbasis Budaya dalam Membentuk Karakter Peserta didik . Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 10(1), 66-82.



