Implementasi Model Discovery Learning Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Di Sma Negeri 1 Semarapura
DOI:
https://doi.org/10.25078/up.v5i2.3870Kata Kunci:
Impelemtasi, Model Discovery Learning, Pendidikan Agama Hindu dan Budi PekertiAbstrak
Model discovery learning adalah pembelajaran penemuan sehingga model pembelajaran ini berguna bagi dunia pendidikan bahkan pembelajaran pendidikan agama Hindu dan budi pekerti. Berdasarkan observasi awal penerapan model pembelajaran discovery learning di lokasi penelitian, menunjukan peningkatan motivasi belajar hasil belajar dan respon aktif siswa. Teori yang digunakan adalah teori behavioristik dari Skinner, dan teori konstruktivistik dari Vygotsky. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru pendidikan agama Hindu dan budi pekerti, siswa kelas XI.9. Metode pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan studi dokumen. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Proses implementasi model discovery learning pada pembelajaran pendidikan agama Hindu dan budi pekerti di SMA Negeri 1 Semarapura yaitu : (1) Stimulation, (2) Problem Statement, (3) Data Collection, (4) Data Processing, (5) Vertification, (6) Generalization. Tahap evaluasi yakni presentasi hipotesis dan penilaian individu. (2) Hambatan dan upaya dalam implementasi model discovery learning pada pembelajaran pendidikan agama Hindu dan budi pekerti di SMA Negeri 1 Semarapura. hambatan meliputi : (1) kurangnya efisien waktu pembelajaran; (2) Kurangnya keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran. Upaya meliputi : (1) optimalisasi waktu pembelajaran; (2) peningkatan dan pelatihan profesionalisme guru. (3) Dampak implementasi model discovery learning pada pembelajaran pendidikan agama Hindu dan budi pekerti di SMA Negeri 1 Semarapura yaitu (1) dampak terhadap citra sekolah, (2) dampak terhadap keterampilan guru, (3) dampak terhadap motivasi belajar siswa, (4) dampak terhadap hasil belajar siswa, (5) dampak terhadap respon aktif siswa.
