E-jurnal UPACARA FALE BENDERA FLAWA DI DESA WALSEKAT, KECAMATAN FENA LEISELA, KABUPATEN BURU, PROVINSI MALUKU (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)

UPACARA FALE BENDERA FLAWA DI DESA WALSEKAT, KECAMATAN FENA LEISELA, KABUPATEN BURU, PROVINSI MALUKU (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)

Penulis

  • ongen UHN IGBS Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/up.v5i2.3111

Abstrak

Pendidikan Agama Hindu, semestinya diimplementasikan melalui upacara keagamaan yang mengandung ajaran agama Hindu kepada generasi muda, tentu pendidikan non-formal sangat diperlukan berperan penting untuk memberikan pengetahuan tentang ketuhanan dan nilai-nilai susila. Seperti halnya yang dilakukan oleh masyarakat Hindu di Desa Walsekat, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dimana pendidikan agama Hindu disampaikan melalui upacara Fale Bendera Flawa. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain (1) Bentuk upacara Fale Bendera Flawa di Desa Walsekat, (2) Fungsi upacara Fale Bendera Flawa di Desa walsekat, (3) Nilai-nilai pendidikan agama Hindu apakah yang terkandung dalam upacara Fale Bendera Flawa di Desa walsekat.

Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah adalah teori Struktural Fungsional dari Damar, teori religi dari Artadi, teori Nilai dari Yusnan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi tak partisipan, wawancara tak terstruktur, dokumentasi dan perpustakaan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukan (1) Bentuk pelaksanaan upacara Fale Bendera Flawa di Desa Walsekat meliputi 3 tahap yakni tahap persiapan, puncak (inti) dan penutupan. Tahap persiapan meliputi; sarana upacara, tempat dan waktu, orang suci, Puncak pelaksanaan meliputi; persiapan sarana upacara berupa lofa, prosesi inti upacara Fale Bendera Flawa, prosesi akhir dan penutupan pelaksanaan upacara Fale Bendera Flawa, (2) Fungsi upacara Fale Bendera Flawa, secara umum dalam suatu upacara keagamaan merupakan implementasi ajaran agama Hindu di dalam kehidupan beragama sebagai bentuk pemujaan, kepercayaan dan keyakinan kepada Hyang Widhi (Tuhan), fungsi upacara Fale Bendera Flawa meliputi; fungsi religius, fungsi Psikologi, fungsi sosial struktural, fungsi pendidikan dan fungsi ekonomi, (3) Nilai pendidikan merupakan bagian terpenting yang terkandung dalam suatu upacara keagamaan, adat istiadat dan budaya. Nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam upacara Fale Bendera Flawa meliputi; nilai pendidikan religius (keyakinan), nilai pendidikan nasionalis, nilai pendidikan humanisme, nilai pendidikan kebudayaan.

Kata Kunci: Upacara Fale Bendera Flawa, Desa Walsekat, Perspektif Pendidikan Agama Hindu

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-13

Cara Mengutip

ongen. (2024). E-jurnal UPACARA FALE BENDERA FLAWA DI DESA WALSEKAT, KECAMATAN FENA LEISELA, KABUPATEN BURU, PROVINSI MALUKU (Perspektif Pendidikan Agama Hindu): UPACARA FALE BENDERA FLAWA DI DESA WALSEKAT, KECAMATAN FENA LEISELA, KABUPATEN BURU, PROVINSI MALUKU (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, 5(2), 122–137. https://doi.org/10.25078/up.v5i2.3111
Abstrak viewed = 127 times