PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA MELALUI AJARAN TRI HITA KARANA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANGLI

Penulis

  • Ni Wayan Widyani UHN IGBS Denpasar
  • Ni Wayan Arini
  • Ni Made Suyeni

DOI:

https://doi.org/10.25078/up.v4i2.2848

Kata Kunci:

Peranan Guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, Karakter Siswa, Ajaran Tri Hita Karana

Abstrak

Guru memegang peranan penting dalam pendidikan untuk mengembangkan aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap) psikomotorik (keterampilan) siswa. Oleh karena itu, guru tidak hanya dituntut untuk mampu menransfer pengetahuan, tetapi guru juga dituntut untuk dapat memberikan pendidikan karakter kepada siswa. Salah satu guru yang identik dengan pendidikan karakter yaitu guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti karena dalam pembelajarannya guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat memberikan wejangan dan menyampaikan ajaran agama Hindu yang dapat diimplementasikan untuk mengembangkan karakter siswa. Salah satu ajaran yang dapat diimplementasikan untuk mengembangkan karakter baik yang telah ada dalam diri siswa yaitu ajaran Tri Hita Karana.

            Adapun masalah yang akan dibahas antara lain (1) Bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana untuk mengembangkan karakter siswa di SMP Negeri 1 Bangli? (2) Nilai-nilai pendidikan karakter apa saja yang dikembangkan melalui pengimplementasian ajaran Tri Hita Karana di SMP Negeri 1 Bangli? (3) Bagaimana dampak pengimplementasian ajaran Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa di SMP Negeri 1 Bangli. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat dan gambaran yang objektif mengenai peranan guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam mengembangkan karakter siswa melalui ajaran Tri Hita Karana, sehingga dapat memberi pemahaman kepada para pembaca terkait pentingnya ajaran agama Hindu untuk mengembangkan karakter siswa.

            Jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah yaitu: teori behavioristik dari Gege dan Berliner, teori karakter dari Thomas Lickona, dan teori motivasi dari Abraham Maslow. Subjek penelitian ini yaitu Guru Pendidikan Agama Hindu, siswa dan Kepala SMP Negeri 1 Bangli. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.          

            Hasil penelitian menunjukkan (1) Strategi guru Pendidikan agama Hindu dan Budi Pekerti dalam mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana untuk mengembangkan karakter siswa di SMP Negeri 1 Bangli yaitu dalam penanaman ajaran Tri Hita Karana guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti menggunakan model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) dengan pendekatan saintifik, metode ceramah dan diskusi, serta strategi pembelajaran kooperatif. Adapun strategi guru Pendidikan Agama Hindu dalam mengembangkan karakter siswa melalui ajaran Tri Hita Karana di SMP Negeri 1 Bangli yaitu: menanamkan ajaran Tri Hita Karana kepada siswa melalui pembelajaran di kelas dan di luar kelas, mengajak siswa terjun ke acara-acara terkait pengimplementasian ajaran Tri Hita Karana, dan melaksanakan program penguatan karakter siswa terkait ajaran Tri Hita Karana. Peranan guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana untuk mengembangkan karakter siswa di SMP Negeri 1 Bangli yaitu: guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai pengajar untuk menanamkan ajaran Tri Hita Karana, guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai pendidik karakter siswa, dan guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai motivator, tauladan dan pemberi contoh dalam pengimplementasian ajaran Tri Hita Karana. (2) Nilai-nilai pendidikan karakter yang dikembangkan melalui pengimplementasian ajaran Tri Hita Karana di SMP Negeri 1 Bangli yaitu: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat (komunikatif), cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. (3) Dampak pengimplementasian ajaran Tri Hita Karana terhadap pengembangan karakter siswa di SMP Negeri 1 Bangli yaitu: berkembangnya karakter siswa, meningkatnya kesadaran siswa untuk menjalankan ajaran agamanya, meningkatnya kepedulian siswa terhadap sesama, meningkatnya kepedulian siswa terhadap lingkungan, dan terciptanya keharmonisan.

Biografi Penulis

Ni Wayan Arini

 

 

Ni Made Suyeni

 

 

Unduhan

Diterbitkan

2023-10-01

Cara Mengutip

Widyani, N. W., Arini, . N. W. ., & Suyeni, N. M. (2023). PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA MELALUI AJARAN TRI HITA KARANA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANGLI. UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, 4(2), 180–194. https://doi.org/10.25078/up.v4i2.2848
Abstrak viewed = 181 times