EKSISTENSI TRADISI UPACARA PERANG SAMBUK DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI DESA ADAT BUDUK KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG

Penulis

  • Dewi Ni putu ayu candra UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Nengah Lestawi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ida Ayu Gde Wulandari Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/up.v5i1.1849

Kata Kunci:

Eksistensi Tradisi Upacara Perang Sambuk, pendidikan agama Hindu

Abstrak

 

ABSTRAK

Tradisi Upacara Perang Sambuk Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung merupakan ritual sakral yang masuk dalam suatu warisan leluhur terdahulu yang mengandung nilai luhur yang tinggi dalam kehidupan. Tradisi ini dilaksanakan satu tahun sekali yaitu pada saat hari tilem kesanga. Adapun rumusan masalah yang akan dibahas antara lain; (1) Bagaimanakah eksistensi Tradisi Upacara Perang Sambuk di Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupanten Badung? (2) Apakah fungsi Tradisi Upacara Tradisi Perang Sambuk bagi masyarakat Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung? (3) Nilai-nilai pendidikan agama Hindu apa saja yag terkandung dalam Tradisi Upacara Perang Sambuk di Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung?

Penelitian ini menggunakan teori religi, teori eksistensial, teori fungsionalisme struktural, dan teori nilai. Teknik penentuan informan purposive dimana orag yang menjadi informan adalah tokoh dari pada masyarakat. Teknik analisis data dilakukan dengan memilah data yag didapat melalui wawancara dan observasi lapangan untuk mencari validasi ilmiah dari data yang dianalisis, sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan logis yang dapat dipertanggung jawabkan.

Hasil yang diperoleh dalam penelitia yang berjudul Eksistensi Upacara Tradisi Perang Sambuk Dalam Penguatan Pendidikan Keagamaan Di Desa Adat Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung adalah; (1) Pelaksanaan Trdaisi Upacara Perang Sambuk yang dilaksanakan pada hari tilem kesanga, sebelum dilaksaakannya Tradisi tersebut Adapun ragkaian upacara yang dilaksanakan terkebih daluhu yaitu, upacara mekiis dan mecaru, setelah melakuka upacara tersebut barulah Tradisi Upacara Perang Sambuk dapat dilaksanakan. (2) Fungsi Tradisi Upacara Perang Sambuk ada tiga yaitu fungsi religius, fungsi keharmonisan, dan fungsi persatuan. (3) nilai-nilai pendidikan agama Hindu yag terkandung dalam Tradisi Upacara Perang sambuk adalah nilai ketuhanan, nilai etika, nilai estetika, nilai sosial dan nilai budaya

Kata Kunci : Eksistensi Tradisi Upacara Perang Sambuk, pendidikan agama Hindu

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-05

Cara Mengutip

Ni putu ayu candra, D., Lestawi, I. N., & Wulandari, I. A. G. (2024). EKSISTENSI TRADISI UPACARA PERANG SAMBUK DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI DESA ADAT BUDUK KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG . UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, 5(1), 6–11. https://doi.org/10.25078/up.v5i1.1849
Abstrak viewed = 143 times