TRADISI MEMUTRU PADA UPACARA NGABEN DI DESA DARMASABA KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
DOI:
https://doi.org/10.25078/up.v4i1.1711Kata Kunci:
Tradisi Memutru, Upacara Ngaben, Perspektif Pendidikan Agama Hindu.Abstrak
Tradisi memutru adalah salah satu tradisi yang ada di Desa Adat Darmasaba yang dilaksanakan pada upacara ngaben. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimanakah prosesi tradisi memutru pada upacara ngaben di Desa Darmasaba?, (2) Apakah fungsi dari tradisi memutru pada upacara ngaben di Desa Darmasaba?, (3) Bagaimanakah internalisasi nilai pendidikan agama Hindu yang terdapat dalam tradisi memutru pada upacara ngaben di Desa Darmasaba?. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk menjelaskan proses pelaksanaan tradisi memutru pada upacara ngaben di Desa Darmasaba, (2) Untuk mendeskripsikan fungsi tradisi memutru pada upacara ngaben, di Desa Darmasaba (3) Untuk menganalisis internalisasi nilai pendidikan agama hindu yang terdapat dalam prosesi tradisi memutru pada upacara ngaben di desa Darmasaba. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah adalah: teori religi, teori fungsional struktural, teori behavior. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, keputakaan dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data hasil yang didapat adalah (1) Prosesi tradisi memutru pada upacara ngaben diawali dengan menentukan dewasa ayu dan menyiapkan sarana prasarana. Selanjutnya dilaksanakan prosesi tradisi memutru pada upacara ngaben. (2) Fungsi tradisi memutru pada upacara ngaben di Desa Darmasaba yakni fungsi religi dalam memantapkan sradha dan bhakti, fungsi pendidikan agama Hindu, fungsi penyucian, pemuliaan, pembebasan, fungsi pelestarian budaya kearifan lokal genius Bali.(3)internalisasi nilai pendidikan agama Hindu dalam tradisi memutru pada upacara ngaben di desa Darmasaba yakni internalisasi nilai pendidikan yakni, Teologi Ketuhanan, etika sosial, etika cinta kasih, yadnya, estetika, nilai prema/ kebahagiaan tertinggi
