STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA GUA LIANG BANGKAI SEBAGAI CAGAR BUDAYA LOKAL, KABUPATEN TANAH BUMBU, KALIMANTAN SELATAN
Kata Kunci:
Gua Liang Bangkai, Cagar Budaya, Wisata Berkelanjutan, Pelestarian Budaya, Eco-Cultural TourismAbstrak
ABSTRAK
Gua Liang Bangkai yang terletak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, merupakan salah satu situs alam dan budaya yang memiliki nilai historis dan arkeologis penting bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, peran pemerintah dan masyarakat, serta strategi pengembangan Gua Liang Bangkai sebagai cagar budaya lokal sekaligus destinasi wisata edukatif berbasis pelestarian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat, pengelola wisata, dan pemerintah daerah, serta studi dokumentasi dari berbagai literatur dan arsip terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gua Liang Bangkai memiliki potensi besar dari segi geologis dan arkeologis, seperti formasi stalaktit dan stalagmit alami serta temuan artefak manusia purba yang memperlihatkan jejak kehidupan prasejarah. Namun, potensi tersebut belum dioptimalkan akibat keterbatasan infrastruktur, kurangnya promosi, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata. Oleh karena itu, strategi pengembangan diarahkan pada penerapan konsep eco-cultural tourism yang menekankan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, pendidikan budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Pemerintah berperan dalam kebijakan, pengawasan, serta pembangunan infrastruktur, sementara masyarakat dilibatkan sebagai pelaku utama dalam pengelolaan dan promosi wisata. Dengan strategi yang terencana dan kolaboratif, Gua Liang Bangkai berpotensi menjadi ikon wisata budaya Kalimantan Selatan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga melestarikan warisan sejarah dan budaya bangsa.
Unduhan
Referensi
Comer, D. C., & Willems, W. J. H. (2019). Feasibility of archaeological site management and tourism development. Springer.
Firmansyah, A. F., & Nisa, K. (2021). Persepsi Masyarakat Dan Identifikasi Objek Daya Tarik Wisata Gua Liang Bangkai Kabupaten Tanah Bumbu. Jurnal Sylva Scienteae Volume, 4(6).
Fitriaty, F., Amin, S., Musnaini, M., Elliyana, D., & Saputra, M. H. (2024). Sustainable Strategy toward Community Life Satisfaction in Heritage Tourism. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 18(2), 257-286.
Higgins-Desbiolles, F., Scheyvens, R. A., & Bhatia, B. (2023). Decolonising tourism and development: from orphanage tourism to community empowerment in Cambodia. Journal of Sustainable Tourism, 31(12), 2788-2808.
Prasetyo, B., & Nugroho, A. (2020). Pengembangan wisata gua prasejarah berbasis pelestarian situs arkeologi di Kalimantan Timur. Jurnal Arkeologi Indonesia, 38(2), 145–158.
Rahman, A., Suryadi, I., & Mahmud, R. (2021). Community-based management in prehistoric heritage tourism development in South Sulawesi. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 9(3), 165–174.
Shrestha, R. K., L’Espoir Decosta, J. P., & Whitford, M. (2025). Indigenous knowledge systems and socio-cultural values for sustainable tourism development: insights from Indigenous Newars of Nepal. Journal of Sustainable Tourism, 33(1), 143-167.
Smith, L., & Waterton, E. (2017). Heritage, communities and archaeology. Bloomsbury Academic.
Su, M. M., & Wall, G. (2018). Community participation and heritage tourism development. Tourism Management, 57, 86–95. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2016.03.010
Sugiyanto, B. (2015). Potensi Arkeologi Prasejarah Kabupaten Tanah Bumbu dan Ancaman yang Dihadapinya. Naditira Widya, 9(1), 1-14.
Sunarsa, I. W. (2019). Strategi Pengembangan Pantai Purnama Sukawati Sebagai Obyek Dan Daya Tarik Wisata. Jurnal Kepariwisataan, 18(2), 27-35.
Suntikul, W., & Butler, R. (2022). Tourism development and local community participation: A case study of cultural heritage tourism. Journal of Sustainable Tourism, 30(5), 1052–1068. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1804652
Timothy, D. J., & Nyaupane, G. P. (2019). Cultural heritage and tourism: An introduction. Channel View Publications.
Weaver, D. (2020). Sustainable tourism: Theory and practice. Routledge.
Yusuf, M., & Hidayat, T. (2023). Integrating conservation and tourism development in karst cultural landscapes in Indonesia. International Journal of Heritage Studies, 29(4), 412–427. https://doi.org/10.1080/13527258.2022.2104567

