Ajaran Kepanditaan Dalam Teks Lontar Wasista Tattwa
DOI:
https://doi.org/10.25078/sphatika.v16i1.4795Abstrak
Artikel ini membahas ajaran kepanditaan yang termuat dalam teks lontar Wasista Tattwa, sebuah karya sastra religius yang berperan penting dalam khazanah keagamaan dan spiritualitas Hindu di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami nilai-nilai kepanditaan yang terkandung dalam teks tersebut, serta relevansinya dalam konteks kehidupan rohani masa kini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan analisis isi terhadap teks lontar, penelitian ini menemukan bahwa Wasista Tattwa memuat ajaran tentang laku tapa, pengendalian diri, pembersihan diri lahir dan batin, serta keutamaan hidup sebagai pandita sejati yang mengabdi secara tulus kepada Dharma. Teks ini menekankan pentingnya pengetahuan spiritual, etika, dan disiplin diri sebagai landasan bagi seseorang yang menempuh jalan kepanditaan. Hasil kajian ini memperkaya pemahaman terhadap warisan sastra keagamaan Bali dan menunjukkan bahwa ajaran dalam Wasista Tattwa masih sangat relevan sebagai pedoman etika dan spiritual bagi umat Hindu, khususnya para calon pandita.
Kata kunci: Wasista Tattwa, kepanditaan Hindu
Referensi
Agung, A., Widyawati, A. A., Mery Ambarnuari, ;, Gusti, U. I., & Sugriwa Denpasar, B. (2022). UPACARA NILAPATI SEBUAH INVESTASI RITUAL MENUJU KESELAMATAN DUNIA DAN AKHIRAT (Studi Kasus pada Warga Pasek). Pangkaja, 25(1), 31–46.
Ambarnuari, M. A. W. G. (2024). Sistem Aguron-Guron di Griya Agung Bangkasa, Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 7, 68–84. https://doi.org/https://doi.org/10.37329/kamaya.v7i1.3067
Ambarnuari, M., & Harsananda, H. (2023). Pandita Dalam Teks Lontar Tutur Gong Besi. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 6(2), 133–145. https://doi.org/10.37329/kamaya.v6i2.2209
Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. PT Rineka Cipta.
G. Pudja dan Tjokorda Rai Sudharta. (2004). Manava Dharma Sastra. Paramita Surabaya.
Kajeng, I. N., & Dkk. (1997). Sarasamuccaya. Paramitha.
Khaelan. (2010). Metode Penelitian Agama Kualitatif Interdisipliner. Paradigma Yogyakarta.
Ngakan Ketut Juni. (2020). Wiku Catur Asrama Menurut Lontar Wasista Tattwa. Sphatika: Jurnal Teologi, 11, 1–12. https://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/Sphatika/article/view/1948
Saitya, Ida Bagus Subrahmaniam, A. . D. I. (2020). Pandita dalam Teks Agastya Parwa. Kamaya, 3, 298–307. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=aeYlgRUAAAAJ&citation_for_view=aeYlgRUAAAAJ:YOwf2qJgpHMC
Tim Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. (2000). Wasista Tattwa.










