IMPLEMENTASI CATUR PARAMITHA DALAM MENINGKATKAN EMPATI REMAJA: HIDUP SEBAB CINTA ATAU CINTA SEBAB HIDUP?

Hidup Sebab Cinta atau Cinta Sebab Hidup?

Penulis

  • Ni Made Nanda Sari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Made Mely Fitriana Dewi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.25078/sphatika.v16i1.4591

Kata Kunci:

Catur Paramitha, teenage empathy, life and love

Abstrak

Catur Paramita adalah ajaran moral dan spiritual dalam agama Hindu yang menekankan empat kebajikan utama: Maitri (cinta kasih), Karuna (kasih sayang), Mudita (kegembiraan atas kebahagiaan orang lain), dan Upeksa (ketenangan batin). Keempat kebajikan ini bertujuan memberikan panduan bagi manusia untuk menjalani kehidupan yang penuh harmoni, keseimbangan, dan kedamaian. Sebagai pedoman moral, ajaran ini tidak hanya membantu individu mengembangkan karakter luhur tetapi juga menciptakan hubungan yang harmonis di antara manusia, alam, dan Tuhan. Maitri mengajarkan cinta kasih yang universal tanpa pandang bulu, sehingga mendorong terciptanya rasa saling menghormati dan toleransi. Karuna menanamkan sikap belas kasih, yang mendorong manusia untuk membantu sesama dengan tulus. Mudita adalah sikap turut berbahagia atas keberhasilan dan kebahagiaan orang lain, yang membantu menghindari rasa iri hati. Upeksa mengajarkan ketenangan batin dan kemampuan untuk bersikap netral dalam menghadapi situasi sulit, sehingga menciptakan kedamaian dalam diri. Implementasi ajaran ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang harmonis, di mana nilai-nilai kebajikan menjadi dasar dalam menjalani kehidupan. Hubungan yang harmonis dengan sesama manusia mendorong terciptanya perdamaian sosial. Keselarasan dengan alam membantu menjaga keberlanjutan lingkungan, sedangkan hubungan yang erat dengan Tuhan memperkuat spiritualitas individu. Catur Paramita berfungsi sebagai pedoman untuk mencapai kesempurnaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan menerapkan ajaran ini, setiap individu dapat menjalani kehidupan yang penuh kebajikan, menciptakan keseimbangan batin, dan berkontribusi pada kehidupan yang damai serta sejahtera bagi semua makhluk.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-31

Cara Mengutip

Sari, N. M. N., & Dewi, N. M. M. F. (2025). IMPLEMENTASI CATUR PARAMITHA DALAM MENINGKATKAN EMPATI REMAJA: HIDUP SEBAB CINTA ATAU CINTA SEBAB HIDUP? Hidup Sebab Cinta atau Cinta Sebab Hidup? . Sphatika: Jurnal Teologi, 16(1), 96–116. https://doi.org/10.25078/sphatika.v16i1.4591

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 89 times