EPISTEME PLATO DAN ARISTOTELES: ANALISIS KOMPARATIF IDEALISME DIALEKTIS VERSUS SILOGISME EMPIRIS DALAM FILSAFAT ILMU
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v17i1.6005Kata Kunci:
Plato, Aristoteles, Idealisme, SilogismeAbstrak
Artikel ini menganalisis komparatif konsep episteme dalam pemikiran Plato dan Aristoteles untuk mengungkap kontribusi masing-masing metode terhadap pengembangan pengetahuan ilmiah, bertujuan memperjelas kontribusi masing-masing dalam merumuskan serta menguji kebenaran ilmiah dan implikasinya terhadap perkembangan pengetahuan di era kontemporer. Dengan pendekatan kualitatif-interpretatif melalui analisis tekstual dan komparatif atas dialog Sokrates Plato serta karya logika Aristoteles, penelitian ini menyoroti karakteristik idealisme dialektis Plato yang reflektif-transendental versus silogisme empiris Aristoteles yang sistematis-deduktif. Temuan utama menunjukkan perbedaan fondasional ontologis-epistemologis keduanya. Plato berpijak pada Dunia Ide, Aristoteles pada realitas hylemorfis yang melahirkan dua paradigma ilmu: reflektif-normatif (matematika, etika) versus empiris-deskriptif (ilmu alam, sosial). Kedua pendekatan ini saling melengkapi dalam membentuk paradigma ilmiah holistik kontemporer yang mengintegrasikan dimensi filosofis dan empiris. Kesimpulannya, artikel ini menegaskan bahwa idealisme dan silogisme merupakan dua metode yang saling melengkapi dalam membangun penalaran kritis, sistematis, dan reflektif dalam ilmu pengetahuan. Sinergi keduanya sangat penting untuk pengembangan paradigma keilmuan yang lebih holistik di era modern, terutama dalam menjembatani dimensi filosofis dan empiris dalam proses pencarian kebenaran ilmiah.
















