KAJIAN KOMPARATIF ONTOLOGI VAISESIKA DARSANA DAN KITAB PANATURAN HINDU KAHARINGAN
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v17i1.5681Kata Kunci:
Vaisesika Darsana , Panaturan, Hindu Kaharingan, Filsafat, Kosmologi, EtikaAbstrak
Vaisesika Darsana dalam filsafat Hindu merupakan salah satu Sad Darsana. Darsana ini memberikan pengetahuan tentang hakikat realitas, unsur-unsur pembentuk dunia, serta hukum dan ketertiban dalam kosmos. Kitab Suci Panaturan Hindu Kaharingan memiliki ajaran tentang penciptaan alam semesta, hubungan antara manusia dan Tuhan, nilai-nilai etika, dan kesetaraan hidup. Keduanya memandang tatanan alam semesta secara serupa dan meyakini bahwa Tuhan adalah penyebab utama segala sesuatu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara Vaisesika Darsana dengan kosmologi dan ajaran etika dalam Panaturan serta relevansinya dalam merekonstruksi nilai-nilai spiritual masyarakat Hindu Kaharingan. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis teks Vaisesika Darsana, Kitab Panaturan, dan sumber-sumber lain, kemudian diperbandingkan secara konseptual dan tematik. Penelitian ini menunjukkan relevansi konsep Padartha dalam Vaisesika Darsana dan doktrin kosmologis tentang pengaturan ciptaan, yang secara kategoris menegaskan Tuhan (Isvar/Ranying Hatalla Langit) sebagai pencipta-pengatur alam, sekaligus menyamakan polemik untuk menciptakan keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, filsafat Vaisesika Darsana memiliki korelasi konsep dengan ajaran Panaturan dalam aspek kosmologi dan etika yang mencerminkan kesinambungan nilai-nilai Hindu klasik dengan ajaran Panaturan Hindu Kaharingan dalam etika dasar kehidupan beragama yang harmonis.
















