ANALISIS KESADARAN KRISTIS KONSEP KEWARGANEGARAAN MULTIKULTURAL MENURUT WILL KYMLICKA DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v17i2.4810Kata Kunci:
Pendidikan Kewarganegaraan; Multikultural; PancasilaAbstrak
Fokus artikel ini ialah membahas pemikiran Will Kymlicka mengenai konsep kewarganegaraan multikultural dan menganalisis relevansinya terhadap sistem pendidikan di Indonesia yang majemuk. Kymlicka menekankan pentingnya pengakuan terhadap identitas budaya minoritas dalam kerangka negara bangsa yang demokratis. Tujuan tulisan ini ialah menggali pemikiran dan merekrostruksi kesadaran bersama dalam memahami pendidikan di Indonesia. Dalam konteks Indonesia yang multikultural, pendekatan ini menjadi signifikan untuk membangun kesadaran kolektif yang inklusif dan menjamin keadilan sosial bagi seluruh kelompok etnis, agama, dan budaya. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap karya-karya Kymlicka serta analisis terhadap kebijakan dan praktik pendidikan di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip kewarganegaraan multikultural dapat memperkuat pendidikan kewarganegaraan yang demokratis, toleran, dan berkeadilan. Pendidikan yang responsif terhadap keberagaman bukan hanya mendukung kohesi sosial, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah kompleksitas identitas. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai multikultural dalam kurikulum dan proses pembelajaran menjadi kebutuhan mendesak dalam sistem pendidikan nasional.

















