MENGHADAPI PENDERITAAN: MAKNA KEBEBASAN DALAM FILSAFAT EKSISTENSIALISME JEAN-PAUL SARTRE
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v17i1.4739Kata Kunci:
Kebebasan, Eksistensialisme, Penderitaan, Jean-Paul SartreAbstrak
Artikel ini menyelidiki makna kebebasan dalam konteks filsafat eksistensialisme, khususnya melalui perspektif Jean-Paul Sartre, dengan fokus pada bagaimana konsep kebebasan ini dapat membantu individu menghadapi penderitaan dan menemukan makna hidup. Di era modern, di mana manusia menikmati kebebasan yang luas di berbagai aspek kehidupan, kebebasan sering disalahartikan dan digunakan tanpa pertimbangan moral, yang berujung pada konflik dan ketidakstabilan sosial. Artikel ini menunjukkan bahwa kebebasan sejati dalam eksistensialisme bukan hanya sekadar hak untuk memilih, tetapi juga tanggung jawab penuh atas pilihan dan konsekuensinya. Penderitaan, yang merupakan bagian integral dari eksistensi manusia, tidak dapat dihindari, dan dengan menerimanya, individu dapat menemukan makna dan tujuan hidup. Eksistensialisme mengajak kita untuk memahami kebebasan sebagai tanggung jawab dan kesadaran, serta untuk menghadapi penderitaan dengan penuh tanggung jawab dan makna. Dengan demikian, individu dapat menciptakan identitas dan makna hidup yang lebih bermakna, serta berkontribusi secara positif dalam masyarakat.
















