PENGEMBANGAN NILAI FILSAFAT DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN ILMU BAHASA INDONESIA

Penulis

  • Roni Subhan
  • Retno Ayu Wulandari UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ

DOI:

https://doi.org/10.25078/sjf.v16i1.3343

Kata Kunci:

Filsafat, Bahasa, Filsafat Ilmu, Kontribusi, Peranan Filsafat Bahasa

Abstrak

Di Indonesia, penggunaan Bahasa Indonesia oleh semua penduduknya menjadi sarana komunikasi yang efisien untuk menyampaikan pesan. Bahasa tersebut dominan dalam aktivitas sehari-hari, sangat penting di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menekankan spesialisasi, karena mempelajari pandangan para ilmuwan bisa membantu manusia menyadari keterbatasan diri dan menghindari sikap arogansi intelektual. Filsafat memiliki peran sebagai pembawa nilai-nilai bagi masyarakat, dengan fokus pada pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Sebagai bagian dari pendidikan nilai, filsafat bisa menjadi alat untuk merawat kebiasaan berpikir dan merefleksikan nilai-nilai kehidupan. Namun, eksistensi bahasa Indonesia sebagai perekat bangsa tampaknya terabaikan karena banyaknya kosakata baru, termasuk singkatan dan istilah asing.

Berfilsafat adalah menggali secara mendalam dan sungguh-sungguh. Ini merupakan pengetahuan yang menjangkau akar dari segala sesuatu menurut rasio. Filsafat merangkum realitas secara keseluruhan, khususnya eksistensi dan tujuan manusia. Filsafat ilmu bertujuan untuk menyelidiki berbagai sumber pengetahuan, dari teori-teori tentang pemerolehan bahasa berdasarkan pandangan seperti behaviorisme atau kognitivisme, yang pada dasarnya bersumber dari pernyataan-pernyataan filsafat yang dulu disampaikan oleh para filsuf terkemuka. Peran filsafat dalam pengembangan bahasa sangat penting karena itu adalah pengetahuan dan penyelidikan mengenai hakikat bahasa serta asal-usulnya. Fokus pengetahuan dan penelitian ini pada hakikat bahasa juga meliputi perkembangannya.

Biografi Penulis

Roni Subhan

<em>In Indonesia, the use of Bahasa Indonesia by all its citizens is an efficient means of communication to convey messages. The language is dominant in daily activities, which is especially important in an era of scientific and technological advancement that emphasizes specialization, because studying the views of scientists can help humans realize their limitations and avoid intellectual arrogance. Philosophy has a role as a carrier of values for society, focusing on learning that is relevant to everyday life. As part of value education, philosophy can be a tool to nurture habits of thought and reflect on the values of life. However, the existence of the Indonesian language as the glue of the nation seems to be neglected due to the abundance of new vocabulary, including abbreviations and foreign terms.</em><em>To philosophize is to explore deeply and earnestly. It is knowledge that reaches the root of everything according to ratio. It summarizes reality as a whole, especially human existence and purpose. Philosophy of science aims to investigate the various sources of knowledge, from theories of language acquisition based on views such as behaviorism or cognitivism, which basically stem from philosophical statements that were once delivered by prominent philosophers. </em>

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-31

Terbitan

Bagian

##section.default.title##
Abstrak viewed = 53 times