SUMBANGAN HERMENEUTIK KRITIS JURGEN HABERMAS DALAM MENYIKAPI PRAKTIK RADIKALISME AGAMA DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.25078/sjf.v16i1.3290Kata Kunci:
Kata Kunci: Jurgen Habermas, Hermeneutik Kritis, Emansipatoris, Stabilitas Sosial.Abstrak
Fokus studi ini adalah mengkaji fenomena radikalisme agama di Indonesia yang belakangan ini menjadi pemicu timbulnya sikap destruktif, anarkis dan rasis dalam tatanan hidup bersama. Metode dalam studi ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didialogkan dengan kajian hermeneutis kritis Jurgen Habermas. Kajian hermeneutis kritis memiliki keunikan dalam membedah kasus terkait isu-isu sosio-politis dan agama yang bersandar pada otoritas dan tradisi. Temuan studi ini adalah hermeneutis kritis Habermas menyingkap momen-momen ideologis tersembunyi di balik otoritas dan tradisi lewat refleksi dan evaluasi. Hal itu dimungkinkan jika adanya sikap inklusif dalam membangun suatu komunikasi dengan kesadaran kritis dan rasional. Dengan kesadaran ini orang dibawa pada kesepahaman yang bebas dari kekuasaan dominatif, represif dan manipulatif. Kesepahaman ini tidak hanya menyentuh taraf kognitif melainkan juga menyentuh wilayah praksis. Kontribusi studi ini adalah mampu menyajikan suatu pendekatan kritis dan rasional dalam menyikapi berbagai bentuk disintegrasi sosial dan praktik dehumanisasi terutama di Indonesia yang dikenal sebagai bangsa heterogen.
















