DISKURSUS FILOSOFIS TENTANG KETUHANAN AGAMA HINDU: BRAHMAN, DEVA, AVATARA, DAN ISTADEVATA

Penulis

  • I Kadek Juli Ariawan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa

DOI:

https://doi.org/10.25078/sjf.v17i1.2726

Kata Kunci:

Brahman, Deva, Avatara, Istadevata, filsafat, ketuhanan, Hindu

Abstrak

Penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan dalam kajian filsafat ketuhanan Hindu, khususnya belum adanya analisis integratif mengenai relasi antara Brahman, Deva, Avatara, dan Istadevata. Selain itu, studi komparatif dengan pemikiran teologis Barat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis hubungan keempat konsep tersebut dalam kerangka ketuhanan Hindu serta membandingkannya dengan pemikiran dalam Summa Theologiae oleh Thomas Aquinas dan Fides Quaerens Intellectum oleh Anselm of Canterbury. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis filosofis terhadap teks klasik seperti Weda, Upanishad, dan Purana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brahman merupakan realitas absolut, sedangkan Deva, Avatara, dan Istadevata merupakan manifestasi fungsional dalam praktik religius. Secara komparatif, ditemukan bahwa meskipun terdapat perbedaan ontologis, terdapat kesamaan dalam upaya rasionalisasi konsep ketuhanan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian filsafat agama dan dialog lintas tradisi.

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

##section.default.title##