Strategi Pemasaran Produk Lokal dalam Mendukung Pengembangan Destinasi Wisata
DOI:
https://doi.org/10.25078/juwara.v2i1.6623Kata Kunci:
Pemasaran Digital, Produk Lokal, Destinasi Wisata, KeunggulanAbstrak
Upaya penelitian ini berusaha untuk meneliti seluk-beluk strategi pemasaran produk lokal dan peran penting mereka dalam menambah keunggulan kompetitif tujuan wisata berbasis masyarakat. Kerangka metodologis yang digunakan menggarisbawahi sinergi penting antara digitalisasi upaya pemasaran dan peningkatan kearifan lokal sebagai elemen khas untuk diferensiasi tujuan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital, termasuk pasar web dan seluler serta integrasi layanan berbasis API, memiliki potensi untuk memperkuat
visibilitas produk lokal, memperluas akses pasar, dan meningkatkan efisiensi transaksi. Selain itu, strategi komunikasi pemasaran yang memanfaatkan media sosial dan narasi budaya telah terbukti efektif dalam membina hubungan emosional di antara para pelancong dan memperkuat citra otentik dari tujuan.
Produk lokal berfungsi sebagai komponen penting dalam ranah atraksi dan kegiatan dalam konteks pengembangan tujuan, mengikuti kerangka 6A (atraksi, aksesibilitas, fasilitas, paket yang tersedia, kegiatan, layanan tambahan), yang secara holistik meningkatkan kualitas pengalaman wisata. Dari perspektif ekonomi, kemajuan produk lokal secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan fortifikasi ekonomi lokal secara inklusif.
Kemanjuran strategi pemasaran bergantung pada banyak faktor penentu, termasuk kesiapan infrastruktur digital, kapasitas sumber daya manusia, dukungan kelembagaan, dan sinergi dalam kebijakan pemerintah. Selain itu, faktor moderasi seperti persepsi keaslian produk, pemanfaatan media sosial, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan juga mempengaruhi kemanjuran inisiatif pemasaran.
Singkatnya, penelitian ini membuktikan bahwa pertemuan teknologi digital, nilai-nilai budaya lokal, dan prinsip-prinsip berkelanjutan merupakan mekanisme mendasar untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan tujuan wisata yang didasarkan pada produk lokal.
Referensi
Conterius, A., & Malelak, M. (n.d.). Development Strategy Analysis of Tourism Site and
Attraction in Lasiana Beach of Kupang City. https://doi.org/10.4108/eai.18-10-
2019.2289857
Habaora, F., Riwukore, J. R., & Yustini, T. (n.d.). Kondisi eksisting destinasi pariwisata pantai
lasiana kota kupang berdasarkan atraksi, aksesibilitas, fasilitas, kelembagaan, dan
ekosistem pariwisata. https://doi.org/10.47608/jki.v15i22021.103-115
Andriana, S., Widodo, A. P. A., Cahyowati, A., Wana, D., Fiorintari, F., Lestari, M. P., Triani, M.,
Rukmi, M. P., Sari, W. A., & Nugroho, Y. A. A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat
Melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dan Pengembangan Potensi Pariwisata
Desa Wisata Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya.
https://doi.org/10.31573/jk.v2i1.398
Asmoro, A. Y., Bachri, T. B., & Detmuliati, A. (2020). Analisis potensi wisata desa dengan
kerangka 6A: Studi kasus Desa Ngajum, Malang. Jurnal Media Wisata, 18(2), 231–
250. https://ejournal.stieparapi.ac.id/index.php/jmw
Beck, T., Demirgüç-Kunt, A., & Levine, R. (2021). Finance, inequality, and poverty. Journal
of Economic Growth, 26(1), 1–45. https://doi.org/10.1007/s10887-021-09187-8
Chaffey, D. (2022). Digital marketing: Strategy, implementation and practice. Pearson.
Demirgüç-Kunt, A., Klapper, L., Singer, D., & Ansar, S. (2022). Global Findex Database 2021:
Financial inclusion, digital payments, and resilience in the age of COVID-19. World
Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1897-4
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.
Gössling, S. (2021). Tourism, technology and ICT: A critical review of affordances and
concessions.
Journal of Sustainable Tourism, 29(5), 733–750.
https://doi.org/10.1080/09669582.2021.1873353
Habaora, F., Riwukore, J. R., & Yustini, T. (2021). Kondisi eksisting destinasi pariwisata
Pantai Lasiana Kota Kupang berdasarkan atraksi, aksesibilitas, fasilitas,
kelembagaan, dan ekosistem pariwisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2),
103–115. https://doi.org/10.47608/jki.v15i22021.103-115
Hadjielias, E., Christofi, M., & Drotarova, M. H. (2021). Digitalization, agility, and customer
value in tourism. Technological Forecasting and Social Change, 175, 121334.
https://doi.org/10.1016/j.techfore.2021.121334
Hidayat, A., & Wibowo, A. (2021). Inklusi keuangan dan UMKM. Jurnal Keuangan dan
Perbankan, 25(3), 233–245. https://doi.org/10.26905/jkdp.v25i3.5521
Jubaedah, E., & Fajarianto, O. (2021). Strategi pengembangan desa wisata berbasis
masyarakat. Jurnal Pariwisata.
Jubaedah, S., & Fajarianto, O. (2021). Model pengembangan desa wisata berbasis kearifan
lokal sebagai strategi peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Cupang. Abdimas
Awang Long, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.56301/awal.v4i1.123
Kalia, P., Mladenović, D., & Acevedo-Duque, Á. (2022). Decoding the trends and the
emerging research directions of digital tourism.
SAGE Open.
https://doi.org/10.1177/21582440221128179
Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Data UMKM digital Indonesia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2024). Statistik pariwisata Indonesia.
Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2021). Marketing management (16th ed.). Pearson. Maak, C. S., Muga, M. P. L., & Kiak, N. T. (2022). Strategi pengembangan ekowisata terhadap
ekonomi lokal pada Desa Wisata Fatumnasi. Jurnal Ekonomi OECONOMICUS, 6(2),
102–115. https://doi.org/10.15642/oje.2022.6.2.102-115
Muhlis, M., Asfar, A. M. I. T., Asfar, A. M. I. A., Nurannisa, A., & Fadila, F. (2024).
Pemberdayaan kelompok Karang Taruna Desa Matajang melalui pengelolaan
website wisata Permandian Alam Baruttung. Abdimas Galuh, 6(2), 1334–1346.
https://ejournal.unigal.ac.id/index.php/abdimasgaluh
Mumtaz, A. T., & Karmilah, M. (2021). Digitalisasi wisata di desa wisata. Jurnal Kajian
Ruang, 1(1). https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/jkr
Nugroho, L., et al. (2020). Microfinance and rural development. International Journal of
Economics. (Tidak tersedia DOI)
OECD. (2021). Digital financial literacy. https://doi.org/10.1787/c6dc1c7c-en
OECD. (2022). Tourism trends and policies. https://doi.org/10.1787/6b47b985-en
Pramezwary, A., Juliana, J., & Hubner, I. B. (2021). Desain perencanaan strategi
pengembangan potensi wisata kuliner dan belanja Kota Bandung. Jurnal
Khatulistiwa Informatika, 8(1), 10–21.
https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/khatulistiwa
Puriati, N. M., & Darma, G. S. (2021). Menguji kesiapan pengelolaan desa wisata berbasis
manajemen modern.
Bisma: Jurnal Manajemen, 7(2), 319–330.
https://doi.org/10.23887/bjm.v7i2.32145
Ramadhan, B. R., & Gartanti, W. T. (2022). Strategi komunikasi pemasaran melalui
Instagram. Jurnal Riset Public Relations, 47–52. https://journal.unpad.ac.id/jrpr
Richards, G. (2021). Cultural tourism trends: A review of recent developments. Journal of
Tourism Futures, 7(1), 1–14.https://doi.org/10.1108/JTF-07-2020-0114
Saepudin, E. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata.
Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 11(3), 227–234.
https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v11i3
Singgalen, Y. A. (2022). Analisis performa algoritma NBC, DT, SVM dalam klasifikasi data
ulasan pengunjung Candi Borobudur berbasis CRISP-DM. Build: Informatics,
Technology and Science, 4(3), 1634–1646. https://doi.org/10.47065/bits.v4i3.2747Suryono, R. R., Darwis, D., & Santoso, J. (2020). Challenges of fintech adoption in Indonesia.
Information Systems Journal, 30(6), 1–20. https://doi.org/10.1111/isj.12291Syaifudin, A., & Ma’ruf, A. (2022). Produk lokal sebagai daya tarik wisata berbasis kearifan
lokal. Jurnal Pariwisata.
Syaifudin, M. Y., & Ma’ruf, M. F. (2022). Peran pemerintah desa dalam pengembangan desa
wisata. Publika, 365–380.https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika
UNWTO. (2023). Tourism highlights. https://www.unwto.org
Wahyuni, D. (2021). Upaya pemulihan pariwisata Yogyakarta pada masa pandemi COVID-
19.
Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 12(2), 121–137
https://doi.org/10.46807/aspirasi.v12i2.2500
Wibowo, H. T., Tarigan, R. S., & Mukmin, A. A. (2022). Aplikasi marketplace pendamping
wisata dengan API Maps berbasis mobile dan web.
https://doi.org/10.17605/OSF.IO/3JPDT
Widiati, I. A. P., & Permatasari, I. (2022). Strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan
berbasis lingkungan pada fasilitas penunjang pariwisata di Kabupaten Badung.
Kertha Wicaksana, 16(1), 35–44.https://doi.org/10.22225/kw.16.1.2022.35-44
World Travel & Tourism Council. (2024). Economic impact report. https://wttc.org
Xiang, Z., Fesenmaier, D. R., & Werthner, H. (2021). Knowledge creation in information
technology and tourism: A critical reflection. Journal of Travel Research, 60(6),
1371–1376.https://doi.org/10.1177/0047287520933669
Yasir, Y. (2021). Komunikasi pariwisata dalam pengembangan destinasi wisata. Jurnal
Kajian Komunikasi, 9(1), 108–120. https://doi.org/10.24198/jkk.v9i1.27688
Yuardani, A. M., Heriyanto, H., Qadri, U., Rinaldi, H., Wana, D., Tandra, R., & Prestoroika, E.
(2021). Pemberdayaan masyarakat berbasis pendampingan dalam pengembangan
pariwisata.
Jurnal Abdidas, 2(2), 176–185.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Kewirausahaan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.