STUDI LITERATUR TENTANG PERAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA DALAM MENGHADAPI MODERNISASI PERBANKAN TERHADAP STABILITAS EKONOMI KERAKYATAN
DOI:
https://doi.org/10.25078/juwara.v2i1.6621Kata Kunci:
Transformasi Digital, LPD, Modernisasi, Stabilitas EkonomiAbstrak
Transformasi digital, Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Modernisasi, Stabilitas Ekonomi.
Keywords:
Digital Transformation, Village Credit Institutions (LPD), Modernization, Economic Stability..
A B S T R A K
Penelitian ini berfokus pada analisis fungsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dalam mendukung kestabilan ekonomi masyarakat, tantangan yang dihadapi akibat era perbankan modern, serta pendekatan yang diambil untuk mempertahankan keberadaannya dalam fase transformasi digital. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan konseptual melalui penelitian berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi resmi yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa LPD memiliki peranan yang vital sebagai lembaga keuangan berbasis tradisional yang mampu meningkatkan akses terhadap pembiayaan bagi warga desa, mendukung usaha kecil, serta memperkuat kesejahteraan ekonomi setempat. Akan tetapi, LPD juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti persaingan dengan fintech dan bank modern, kekurangan sumber daya manusia, tingkat literasi digital yang rendah, serta risiko yang terkait dengan operasional dan kelembagaan. Oleh karena itu, strategi transformasi digital, peningkatan tata kelola, pengembangan kapasitas SDM, dan penerapan nilai-nilai kearifan lokal menjadi langkah krusial untuk menjaga kelangsungan dan daya saing LPD di tengah modernisasi sektor keuangan.
A B S T R A C TThis research focuses on analyzing the function of Village Credit Institutions (LPD) in supporting community economic stability, the challenges faced by the modern banking era, and the approaches taken to maintain their existence in the digital transformation phase. The methodology used is a literature study with a conceptual approach through research into various scientific journals, books, and relevant official publications. The findings of this study indicate that LPDs have a vital role as traditional-based financial institutions that can increase access to financing for villagers, support small businesses, and strengthen local economic welfare. However, LPDs also face several challenges, such as competition with fintech and modern banks, human resource shortages, low digital literacy levels, and risks associated with operations and institutions. Therefore, digital transformation strategies, improved governance, human resource capacity development, and the application of local wisdom values are crucial steps to maintain the sustainability and competitiveness of LPDs amidst the modernization of the financial sector.
Referensi
Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Arner, D. W., Barberis, J., & Buckley, R. P. (2016). The evolution of fintech. Georgetown Journal of International Law, 47(4), 1271–1319. https://doi.org/10.2139/ssrn.2676553
Arsana, I. G. K., & Putra, I. M. (2022). Peran LPD dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa adat di Bali. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 25(2), 145–160.
Arsyad, L. (2017). Ekonomi pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Astuti, N. W. S., Westra, I. K., & Astuti, N. W. W. (2026). Penerapan sistem teknologi keuangan di LPD Sesetan untuk mempermudah akses masyarakat. Arthaniti Studies, 7(1).
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik UMKM Indonesia. https://www.bps.go.id
Beck, T., Demirgüç-Kunt, A., & Levine, R. (2021). Finance, inequality, and poverty. Journal of Economic Growth, 26(1), 1–45. https://doi.org/10.1007/s10887-021-09187-8
Demirgüç-Kunt, A., Klapper, L., Singer, D., & Ansar, S. (2022). Global Findex Database 2021. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1897-4
Dewi, N. K., & Setiawan, P. (2019). Penerapan Teknologi Informasi dalam Lembaga Perkreditan Desa untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Keuangan. Jurnal Teknologi dan Manajemen, 11(3).
FAO. (2022). The state of food and agriculture. https://doi.org/10.4060/cb9479en
Fitriani, N. S., & Yuliana, R. (2021). Implementasi Sistem Keuangan Digital pada LPD: Studi Kasus di Bali. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 123-135.
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.
Google, Temasek, & Bain. (2023). e-Conomy SEA Report. https://www.bain.com
Harefa, M. (2016). Peran lembaga keuangan mikro dalam pembangunan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 17(1), 45–56. https://journal.ugm.ac.id/jep/article
Harefa, M. (2016). Perkembangan, Tantangan, dan Perspektif Kebijakan Pengembangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Bali. Jurnal Kajian DPR RI, 21(2).
Hidayat, A., & Wibowo, A. (2021). Inklusi keuangan dan UMKM. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 25(3), 233–245. https://doi.org/10.26905/jkdp.v25i3.5521
Hidayati, N. P., & Kurniawan, A. (2018). Transformasi Digital dalam Lembaga Keuangan Mikro: Peran Teknologi untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa. Penerbit Universitas Udayana.
Junaedi, I. W. R., dkk. (2021). Peran LPD dalam Pengembangan Kewirausahaan Sosial. Jurnal Kajian Bali.
Lee, I., & Shin, Y. J. (2018). Fintech: Ecosystem and business models. Business Horizons, 61(1), 35–46. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2017.09.003
Nicoletti, B. (2017). The future of fintech: Integrating finance and technology in financial services. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-51415-4
Nicoletti, B. (2017). The future of fintech. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-51415-4
Nugroho, L., et al. (2020). Microfinance and rural development. International Journal of Economics, 15(2), 88–102.
OECD. (2021). Digital financial literacy. https://doi.org/10.1787/c6dc1c7c-en
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Statistik LKM dan inklusi keuangan Indonesia. https://www.ojk.go.id
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik keuangan inklusif. https://www.ojk.go.id
Putra, I. M., & Dana, I. N. (2018). Eksistensi LPD di Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 7(5), 123–140. https://doi.org/10.24843/EEB.2018.v07.i05.p01
Putri, N. P., & Sudirman, I. W. (2020). Peran LPD dalam pembiayaan UMKM. Jurnal Manajemen, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.24843/JM.2020.v12.i01.p05
Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kurniawati, D. P., & Pratama, G. (2019). Inovasi Teknologi Keuangan untuk Pemberdayaan Masyarakat di Lembaga Perkreditan Desa. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, 6(1), 78-92.
Suardana, I. W. (2021). LPD sebagai lembaga keuangan berbasis budaya lokal. Jurnal Sosial Ekonomi, 14(2), 89–102. https://ejournal.unhi.ac.id/index.php/JSE
Suarjana, I. W. (2020). Aspek Hukum Bisnis Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Dalam Pemberdayaan Desa Adat di Bali Jurnal Preferensi Hukum, 1(2),
Suarjana, I. N. (2020). Kedudukan hukum LPD sebagai lembaga keuangan adat di Bali.
Sudirman, I. W., & Sari, N. L. (2019). Tata kelola LPD di Bali. Jurnal Akuntansi, 23(1), 67–78. https://doi.org/10.24912/ja.v23i1.456
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta, Bandung.
Suryahadi, A., et al. (2020). Poverty and rural economy in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 56(3), 321–345. https://doi.org/10.1080/00074918.2020.1812407
Suryono, R. R., Darwis, D., & Santoso, J. (2020). Challenges of fintech adoption in Indonesia. Information Systems Journal, 30(6), 1–20. https://doi.org/10.1111/isj.12291
Suryono, R. R., Darwis, D., & Santoso, J. (2020). Challenges of fintech adoption in Indonesia. Information Systems Journal, 30(6), 1–20. https://doi.org/10.1111/isj.12291
Susilowati, S. H. (2021). Fluktuasi harga pangan dan dampaknya. Jurnal Agro Ekonomi, 39(2), 101–115. https://doi.org/10.21082/jae.v39n2.2021.101-115
Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia. Ghalia Indonesia.
World Bank. (2022). Financial inclusion overview. https://www.worldbank.org
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Kewirausahaan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.