SEA GAMES INDONESIA 2011
DOI:
https://doi.org/10.25078/juwara.v1i2.5687Kata Kunci:
SEA Games 2011, Ekonomi, Diplomasi Budaya, Event InternasionalAbstrak
-
Penyelenggaraan SEA Games ke-26 tahun 2011 di Indonesia
merupakan salah satu momentum penting dalam sejarah
olahraga nasional sekaligus menjadi ajang pembuktian
kemampuan Indonesia sebagai tuan rumah multi-event
olahraga tingkat Asia Tenggara. Acara yang dilaksanakan di
dua kota utama, Palembang dan Jakarta, ini tidak hanya
berfungsi sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai
sarana diplomasi budaya, promosi pariwisata, dan penguatan
identitas nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dampak penyelenggaraan SEA Games 2011 terhadap sektor
olahraga, ekonomi, dan sosial-budaya Indonesia. Metode
penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan
pendekatan studi literatur dari berbagai sumber resmi,
laporan penyelenggara, dan publikasi akademik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa SEA Games 2011 memberikan
dampak positif berupa peningkatan infrastruktur olahraga,
peningkatan citra Indonesia di kawasan Asia Tenggara, serta
peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. Namun demikian,
ditemukan pula berbagai kendala, seperti keterlambatan pembangunan venue, isu
korupsi, dan tantangan koordinasi antarinstansi. Secara keseluruhan, SEA Games 2011
menjadi tonggak penting dalam perjalanan olahraga Indonesia yang menunjukkan
potensi besar dalam manajemen event berskala internasional, meskipun masih
memerlukan pembenahan dalam aspek tata kelola dan transparansi.
Referensi
Adams, M. (2019). Mega-events and national identity: The role of sports in shaping collective pride.
Journal of Sport and Society, 12(3), 145–162. https://doi.org/10.1080/2331186X.2019.1637
Andriani, L., & Prasetyo, H. (2020). Dampak ekonomi dan sosial penyelenggaraan event olahraga
internasional di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 15(2), 89–104.
Budiyanto, R., & Santoso, E. (2018). Manajemen penyelenggaraan SEA Games 2011: Evaluasi dan
pembelajaran untuk event olahraga masa depan. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 6(1), 45–60.
Horne, J., & Manzenreiter, W. (2016). Sports mega-events: Social scientific analyses of a global
phenomenon. The International Review for the Sociology of Sport, 51(4), 455–472.
https://doi.org/10.1177/1012690215586802
Indrayana, A. (2021). Pariwisata olahraga dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Jurnal
Pariwisata dan Budaya, 18(2), 112–127.
Iskandar, M., & Fitriani, N. (2017). Kajian dampak SEA Games terhadap promosi pariwisata daerah: Studi
kasus Palembang dan Jakarta 2011. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(3), 233–246.
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2012). Laporan resmi penyelenggaraan SEA
Games XXVI Indonesia 2011. Jakarta: Kemenpora RI.
Mulyana, D., & Herlina, R. (2022). Sport diplomacy in Southeast Asia: The Indonesian experience through
SEA Games. Global Communication Review, 4(1), 77–93.
Prabowo, A., & Hidayat, R. (2023). Evaluasi kebijakan sport event nasional dalam konteks ekonomi kreatif
dan pariwisata. Jurnal Kebijakan Publik dan Manajemen, 9(2), 101–119.
Suharyono, B. (2020). Event olahraga internasional sebagai instrumen soft power negara berkembang:
Analisis kasus Indonesia. Journal of International Relations and Policy, 5(4), 214–228.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Keuangan dan Kewirausahaan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.